Tekad Praveen/Melati Usai Degradasi dari Pelatnas Cipayung

- Advertisement -spot_imgspot_img

ThePhrase.id – Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sudah diputuskan degradasi dari Pelatnas PBSI di Cipayung. Mereka digantikan wajah-wajah baru hasil seleksi nasional.

PB Djarum menjadi tempat mereka pulang, setelah terdepak dari Pelatnas Cipayung. Sejak awal Januari lalu, Praveen/Melati sudah berlatih di GOR Djarum, Jakarta.

Program latihan dan partisipasi di berbagai turnamen telah disiapkan klub yang memilikinya itu. Target utama buat mantan ganda campuran nomor 1 dunia itu adalah lolos ke Olimpiade Paris 2024.

 Praveen Melati
Praveen Melati (Foto: PB Djarum)

“Kami tetap latihan intensif bersama PB Djarum. Selain Olimpiade, target-target terdekat adalah menjadi juara di semua turnamen yang kami ikuti,” kata Melati, atlet asal Banten tersebut.

“Saya dan Melati terus bekerja sama. Soal promosi dan degradasi merupakan hal biasa di pelatnas PBSI,” ujar Praveen, atlet dari Jawa Tengah tersebut.

Lupakan yang Kemarin

Sudah menjadi isu umum kalau hubungan Praveen dan Melati renggang. Hal itu juga diakui tim pelatih di pelatnas. Faktor itu dinilai memberi pengaruh terhadap prestasi di lapangan.

Tapi sekarang mereka ingin melupakan yang sudah terjadi kemarin-kemarin. Saatnya menatap perjalanan baru di luar pelatnas.

 Praveen Melati
Praveen Melati (Foto: PB Djarum)

“Buat kami semangat untuk berprestasi itu tetap ada. Kami akan lebih siap untuk menghadapi tantangan. Masing-masing dari kami harus saling mengingatkan dan menguatkan, demi mencapai target,” kata Praveen.

“Kami pun harus menjaga komitmen ini secara ekstra. Saya mau tanamkan dalam diri untuk terus ingat tujuan dan tidak boleh lengah. Kami ingin terus berprestasi di level internasional,” tutur Melati.

Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin ikut mendorong Praveen/Melatih fokus di lapangan. Hilangkan ego masing-masing.

“Ada konsekuensi dan tanggung jawab yang mereka pikul. Nanti ada kesepakatan yang dituangkan dalam perjanjian tertulis,” kata Yoppy Rosimin.

Turnamen yang Diikuti

Dalam waktu dekat Praveen/Melati sudah punya daftar turnamen yang akan diikuti. Apa saja?

Perjalanan akan dimulai di Super 300 German Open pada 8-13 Maret 2022. Terus Super 1000 All England Open 16-20 Maret 2022. Hingga Super 300 Swiss Open 22-27 Maret 2022.

“Jika mereka gagal memenuhi target utama lolos Olimpiade Paris, tentu ada punishment,” ucap Yoppy Rosimin. [fa]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you