TikTok Competition ThePhrase.id : Idolaku, Dia Inspirasiku

- Advertisement -spot_img

ThePhrase.id – Apa yang terpikir saat kita menyebut kata Pahlawan? Asal katanya dari bahasa sanskerta yakni kata phala-wan. Phala berarti buah. Phala-wan bermakna seseorang yang menghasilkan buah berkualitas untuk bangsa, negara pun agama. Persepsi awam tidak jauh berbeda, bahwa mereka adalah orang yang berjasa, rela berkorban, gagah berani untuk memperjuangkan kebenaran.

Indonesia memperingati Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November. Tetapi, di kalangan generasi millennial/Gen Y dan Gen Z makna pahlawan bergeser. Pahlawan bagi mereka bukan semata mereka yang berjasa, melainkan mereka yang dikagumi, berprestasi, atau bahkan tokoh yang adalah sebuah cerita fiksi.

Fakta ini mencuat dari kompetisi video TikTok (TikTok Competition) yang digelar oleh situs berita ThePhrase.id. Media yang menyasar segmen anak muda sebagai pembaca utama ini memberikan tantangan bagi pembacanya menghasilkan karya video yang diposting di platform media sosial TikTok. Kompetisi yang digelar dalam momentum Hari Pahlawan tanggal 10 November 2022 ini telah menghasilkan karya-karya dari TikTokers yang mengulas tokoh inspirasi mereka yang pernah dimuat dalam laman ThePhrase.id.

Pemenang Juara 1 TikTok Competition dengan sosok idola Ridwan Kamil. (Foto: dok. ThePhrase.id)

Pilihan tokoh yang menginspirasi peserta lebih didominasi oleh sosok popular dan mereka idolakan. Deretan nama yang banyak terpilih oleh peserta seperti Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Raditya Dika (Komedian dan Penulis), Vina Muliana (Content Creator), Maudy Ayunda (Penyanyi dan Aktris), dan Shin Tae-yong (Pelatih Timnas Indonesia).

Selain nama public figure, sedikit tokoh pemberani yang menginspirasi peserta adalah Dewi Sartika (Pahlawan Nasional, seorang perempuan yang berjasa di bidang Pendidikan), Hoegeng Imam Santoso (Mantan Kapolri yang berani dan jujur di tengah banyaknya pejabat yang korup), KH Hasyim Asy’ari (Pendiri NU), Husein Mutahar (Pencipta lagu nasional), dan R.A. Kartini (Pahlawan nasional, aktivis perempuan).

Mayoritas peserta memahami tema “Dia Inspirasiku” bukan pahlawan dalam makna esensial, namun tokoh yang dikagumi dan idola masa kini.

Penjurian TikTok Competition. (Foto: dok. ThePhrase.id)

“Definisi pahlawan bagi anak muda jaman sekarang ternyata ada sedikit pergeseran. Jadi sebelumnya di generasi sebelumnya yang kita anggap pahlawan adalah yang jasanya atau hidupnya memberikan impact bahkan bukan hanya orang-orang di generasinya tetapi generasi selanjutnya, ternyata orang yang menginspirasi dan pahlawan bagi generasi sekarang adalah yang cukup relevan, yang masih relate dengan teman-teman sekarang,” ujar Sherly Annavita sebagai salah satu Juri TikTok Competition ThePhrase.id dalam proses penjurian yang dilaksanakan Jumat, 10 November 2022 di Jakarta.

Pergeseran persepsi tersebut, menurut Sherly karena informasi yang diserap kalangan muda lebih banyak bersumber dari media sosial yang menampilkan idola-idola baru.

Menurut Pemimpin Umum ThePhrase.id, Edi Sukmayadi, media sosial telah membetot pikiran khalayak dengan suguhan informasi yang instan dan cenderung mengabaikan nilai (value). Dengan kompetisi video yang memanfaatkan kanal TikTok yang populer saat ini, ThePhrase.id diharapkan dapat berkontribusi dalam memboboti nilai positif bagi generasi muda.

Pemenang Juara 2 TikTok Competition dengan sosok idola Vina Muliana. (Foto: dok. ThePhrase.id)

“Kami ingin menginspirasi Gen Y dan Gen Z untuk mengembangkan kreativitas berbasis nilai melalui sosok pahlawan dan tokoh berprestasi di berbagai bidang. Sehingga media sosial tidak hanya dipenuhi dengan gosip, budaya nge-pop, tetapi juga informasi yang memiliki value yang tinggi,” katanya.

Dalam melakukan penilaian Dewan Juri, menilai karya dari tiga indikator utama yakni Substansi, Kreativitas, dan Keterikatan (Engagement) dengan bobot yang telah ditentukan. Juri telah memutuskan, 3 pemenang terbaik dan 10 pemenang peserta potensial dari TikTok Competition ThePhrase.id.

Juara 1 : Amalia Nazihah, DKI Jakarta
Juara 2 : Najwa Lailah Kamilah, Kota Tangerang Selatan
Juara 3 : Roland Irawan Syah, Ledug, Jawa Tengah

10 Juara Potensial :
– Nabilah Khansa, Mapilli, Sulawesi Barat
– Rudi Alfianto, Cimareme, Bandung Barat
– Wiwin Tri Sofi, Tanjungsari, Jawa Tengah
– Harun Alrasyid Adenan, Melayu, Kalimantan Tengah
– Gatot prasetyo, Jepara, Jawa Tengah
– Siti Dewi Sulasiah, Kota Depok
– Syafa intan kania, Jakarta Selatan
– Wardah Masruroh, Lamongan, Jawa Timur
– Muhammad Saleh, Kota Palu, Sulawesi Tengah
– Sisca Vidya Anindita, Yogyakarta

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you