TikTok Shop Menjadi Pilihan Destinasi Belanja Generasi Muda

- Advertisement -spot_img

ThePhrase.id – TikTok Shop sudah tidak asing lagi didengar, setelah hype berbelanja di e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, BliBli dan lainnya kini bermunculan social commerce. Berbagai platform media sosial mulai menambahkan fitur berbelanja, transaksi dan kegiatan tersebut didefinisikan sebagai social commerce.

Lembaga riset pasar dan perilaku konsumen (consumer insight) Populix mengeluarkan laporan mengenai pengetahuan masyarakat Indonesia terhadap social commerce. Dalam risetnya, Populix menemukan dari total 1.020 responden, setengahnya menjadikan TikTok menjadi destinasi belanja.

Belanja di TikTok Shop semakin populer seiring dengan terus meningkatnya penggunanya dan menjadi salah satu aplikasi dengan review tertinggi di Asia Tenggara menurut laporan dari Data.ai. Tentunya TikTok akan selalu memperbarui applikasinya dengan fitur-fitur baru untuk terus menarik pengguna, salah satunya adalah dengan fitur belanja.

TikTok Shop. (Foto: Dok. ThePhrase.id)

Dalam riset Populix, responden belum sadar akan adanya tren social commerce dan mendefinisikan social commerce sebagai kegiatan jual-beli di media sosial. Meskipun begitu 46% dari responden mengatakan telah mencoba dan menggunakan TikTok Shop. Kemudian di urutan kedua 21% responden mengatakan pernah menggunakan WhatsApp untuk berbelanja.

Sebagian besar pengguna sosial commerce di TikTok Shop dan WhatsApp berbelanja di kategori clothing, produk kecantikan dan F&B dengan rata-rata pengeluaran Rp 274.034 setiap bulannya.

Tak hanya itu saja yang termasuk dalam social commerce tetapi Instagram juga merupakan salah satu destinasi berbelanja, meskipun tidak begitu diminati oleh masyarakat Indonesia.

Riset Populix juga menemukan bahwa TikTok memang menjadi destinasi berbelanja khususnya untuk anak muda usia 18 hingga 25 tahun. Sedangkan WhatsApp dan Instagram Shop digunakan oleh generasi yang lebih tua berumur 36 hingga 45 tahun.

Dari banyaknya social commerce yang ada di Indoneisa, TikTok Shop menjadi pilihan bagi banyak orang. Sedangkan untuk social commerce lainnya tak banyak yang mengetahui.

TikTok Shop
Fitur live shopping TikTok Shop. (Foto: Dok. ThePhrase.id)

Jurnalis Thu Huong Le melalui Tech in Asia menyatakan TikTok dapat menjadi salah satu kompetitor Shopee yang memiliki peluang sukses tinggi. Terutama TikTok yang menyasar pasar Asia Tenggara.

“TikTok jadi pilihan untuk belanja karena lebih mudah digunakan dengan proses yang lebih simpel. Terutama ketika sedang scrolling dan menemukan barang lucu kebetulan murah bisa langsung di klik dan check out. Ditambah juga dengan diskon cukup banyak dan kecepatan pengiriman barangnya,” sebut salah satu pengguna TikTok.

Meskipun TikTok Shop bisa dibilang saingannya e-commerce, beberapa kalangan masih lebih sering menggunakan e-commerce. Karena beberapa kalangan menggunakan TikTok bukan untuk mencari barang yang dicari melainkan tidak sengaja menemukan barang menarik untuk dibeli. [Syifaa]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you