
ThePhrase.id - Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) Tiyo Ardianto menemukan alat pelacak PBX Finder yang ditempelkan di mobilnya pada Minggu (14/6).
Tiyo mengatakan keberadaan alat pelacak itu diketahui usai dirinya menerima notifikasi di ponselnya yang berbunyi "PBX Finder ditemukan bergerak bersama Anda pemilik dapat mencari lokasinya. Ketuk untuk membuka Lacak untuk melihat tindakan yang tersedia".
Alat pelacak itu diduga ditempelkan saat Tiyo mengikuti aksi demonstrasi bersama sejumlah mahasiswa dan masyarakat sipil di kawasan Gejayan, Sleman, Sabtu (13/6).
"Saya baru sadar ada notifikasi penting dan genting, yaitu sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama saya," kata Tiyo dalam unggahan di akun Instagram miliknya @tiyoardianto_ dilihat Senin (15/6).
Tiyo mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang menempelkan alat pelacak tersebut. Kendati begitu, dia menyebut tindakan itu sangat menjijikkan.
"Dipasang entah oleh siapa, tapi yang jelas ini adalah suatu kejadian yang sangat menjijikkan, yang menunjukkan betapa menjijikkan juga rezim yang sedang berkuasa," ujarnya.
Tiyo menilai pemasangan alat pelacak sebagai bentuk penguntitan yang dilakukan saat dirinya kerap melontarkan kritik terhadap pemerintah.
Ia sangat menyayangkan langkah intimidatif tersebut, pasalnya kritik yang disampaikan untuk mendorong perbaikan tata kelola negara.
"Kita yang mengkritik untuk perbaikan bangsa, dengan ketulusan cinta, justru dibalas dengan ancaman dan marabahaya," tuturnya.
Kendati begitu, Tiyo menegaskan dirinya tidak gentar dan tidak akan menghentikan langkah kritis yang kerap dilakukannya.
"Mari rekan-rekan kita pastikan bahwa semakin ditekan semakin melawan, semakin diteror semakin gacor, semakin diintimidasi, direpresi, maka semakin cepat hari-hari revolusi," tandasnya. (M Hafid)