trending

Tol Puncak Ditargetkan Mulai Dibangun Tahun Depan, Sudah Sampai Mana?

Penulis Nadira Sekar
Sep 09, 2026
Foto: Ilustrasi lalu lintas Puncak, Bogor (dok. Korlantas Polri)
Foto: Ilustrasi lalu lintas Puncak, Bogor (dok. Korlantas Polri)

ThePhrase.id - Bagi masyarakat yang pernah berkunjung ke Puncak, Bogor, kemacetan tentu bukan hal yang asing. Perjalanan yang seharusnya bisa ditempuh dalam waktu relatif singkat dapat berubah menjadi perjalanan panjang ketika volume kendaraan meningkat, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.

Kemacetan di kawasan tersebut membuat rencana pembangunan Tol Puncak kembali menjadi perhatian. Kabar terbarunya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan fisik Jalan Tol Caringin–Cisarua dapat dimulai pada 2027.

Menteri PU Dody Hanggodo menargetkan studi kelayakan atau feasibility study (FS) proyek tersebut dapat diselesaikan pada 2026. Setelah itu, proyek akan masuk ke tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebelum pembangunan fisik dimulai.

“FS-nya ditargetkan tahun ini bisa selesai,” ujar Dody saat ditemui di Kompleks Parlemen RI, Rabu (2/9), dikutip dari Bisnis.com.

Bukan Sekadar Jalan Baru ke Puncak

Rencana pembangunan Tol Puncak sebenarnya sudah terdengar sejak awal 2023. Proyek Tol Caringin–Puncak–Cianjur telah tercantum dalam Rencana Umum Jaringan Jalan Tol dengan target terbangun dan beroperasi pada periode 2030–2034.

Tol Puncak Ditargetkan Mulai Dibangun Tahun Depan  Sudah Sampai Mana
Foto: Ilustrasi Pembangunan Tol Puncak (dok. ThePhrase.id/Nadira)

Saat itu, Danang Parikesit yang menjabat sebagai Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR menyebut proyek tersebut akan memiliki panjang sekitar 51,8 kilometer dan terbagi menjadi lima seksi.

Seksi 1 memiliki panjang sekitar 11,6 kilometer dengan estimasi biaya konstruksi Rp3,1 triliun. Kemudian Seksi 2 sepanjang 6,9 kilometer diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp2,4 triliun. Sementara itu, Seksi 3 memiliki panjang 9,7 kilometer dengan estimasi biaya sekitar Rp8,02 triliun. Berikutnya, Seksi 4 dirancang sepanjang 7,3 kilometer dengan kebutuhan biaya sekitar Rp1,68 triliun.

Adapun seksi terpanjang adalah Seksi 5, yang mencapai 16,3 kilometer. Pembangunannya diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp9,07 triliun. Jika dijumlahkan, kelima seksi tersebut membentuk jalur Tol Puncak sepanjang sekitar 51,8 kilometer dengan estimasi biaya konstruksi mencapai Rp24,37 triliun.

Tol ini juga dirancang terkoneksi dengan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) di sekitar Caringin dan kemudian berlanjut hingga Cianjur.

Menariknya, proyek ini direncanakan menggunakan pendanaan swasta murni.

Dengan skala tersebut, Tol Puncak nantinya bukan hanya menjadi jalur alternatif menuju kawasan wisata Puncak, tetapi juga bagian dari jaringan konektivitas yang menghubungkan Caringin, Puncak, hingga Cianjur. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic