
Thephrase.id - Polemik baru muncul menjelang Piala Dunia 2026 setelah FIFA dan panitia lokal di Amerika Serikat mendapat kritik dari para penggemar sepak bola terkait kabar pembatasan aktivitas tailgating di sekitar stadion penyelenggara pertandingan.
Amerika Serikat menjadi salah satu dari tiga tuan rumah bersama Meksiko dan Kanada, akan tetapi negara itu memegang porsi terbesar karena akan menjadi lokasi 78 dari total 104 pertandingan yang digelar di 16 kota tuan rumah kawasan Amerika Utara.
Isu ini menambah daftar kritik terhadap penyelenggaraan turnamen setelah sebelumnya FIFA juga disorot karena harga tiket yang dianggap terlalu mahal serta kenaikan tarif di sejumlah kota penyelenggara.
Dalam budaya olahraga Amerika Serikat, tailgating bukan berarti kendaraan mengikuti mobil lain dari jarak dekat, melainkan tradisi berkumpul para suporter di area parkir stadion sebelum pertandingan dimulai.
Para pendukung biasanya memarkir kendaraan mereka, lalu berkumpul di sekitarnya sambil makan, minum, memanggang makanan, dan menikmati suasana hari pertandingan meski belum masuk ke dalam stadion.
Tradisi tersebut lazim berlangsung beberapa jam sebelum laga dimulai dan paling identik dengan pertandingan National Football League (NFL), sehingga menjadi bagian penting dari pengalaman menonton olahraga di Amerika Serikat.
Kemunculan laporan media setempat yang menyebut FIFA melarang tailgating di venue Piala Dunia langsung memicu kemarahan suporter di media sosial, terutama karena tradisi itu dianggap bagian tak terpisahkan dari atmosfer pertandingan.
Menanggapi laporan tersebut, FIFA mengeluarkan pernyataan pada Rabu dan menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kebijakan resmi yang membatasi tailgating di area pertandingan.
"FIFA tidak memiliki kebijakan formal yang membatasi tailgating," bunyi pernyataan federasi sepak bola dunia tersebut dilansir Al Jazeera.

Meski demikian, FIFA menyebut pembatasan di lokasi tertentu bisa diberlakukan menyesuaikan aturan setempat dan arahan otoritas keamanan kota tuan rumah, sementara informasi rinci untuk seluruh pertandingan akan diumumkan menjelang turnamen.
Di media sosial, banyak suporter Amerika menjelaskan kepada penggemar dunia bahwa tailgating merupakan bagian khas budaya olahraga lokal yang justru layak dirasakan para pendatang saat Piala Dunia berlangsung.
Hingga kini belum ada kepastian apakah tailgating akan dilarang secara menyeluruh karena keputusan teknis biasanya diambil mendekati turnamen, tetapi panitia lokal Boston sudah menyatakan secara terbuka bahwa tailgating tidak diizinkan untuk acara tersebut.
FIFA akan mengambil alih operasional stadion saat Piala Dunia dan menerapkan dua lapis perimeter keamanan, yaitu area luar untuk pengamanan serta area dalam untuk pemeriksaan akhir tiket dan autentikasi penonton.
Sejumlah stadion di Amerika Serikat yang akan menjadi tuan rumah antara lain Los Angeles Stadium, New York New Jersey Stadium yang menggelar final pada 19 Juli 2026, Boston, Philadelphia, Dallas, Seattle, Kansas City, Miami, Atlanta, Houston, serta kawasan Teluk San Francisco.