
Thephrase.id - Manchester City dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Nottingham Forest untuk merekrut gelandang Inggris, Elliot Anderson, dalam transfer senilai 116 juta poundsterling (Rp2,7 Triliun) yang disebut sebagai rekor baru klub.
Pemain berusia 23 tahun itu dijadwalkan menjalani tes medis sebelum menyelesaikan kepindahannya ke Etihad Stadium.
Sumber dari pihak City menegaskan bahwa nilai transfer Anderson berada di angka 116 juta poundsterling tanpa tambahan bonus dalam kesepakatan tersebut.
Akan tetapi, sumber lain menyebut nilai transfer itu dapat mencapai 130 juta poundsterling, jumlah yang berpotensi menjadi rekor transfer Inggris dan melampaui 125 poundsterling juta yang dibayarkan Liverpool kepada Newcastle United untuk Alexander Isak pada musim panas lalu.
Nottingham Forest sebelumnya menolak dua tawaran dari Manchester City karena masih menginginkan angka yang lebih tinggi untuk melepas Anderson.
Kesepakatan personal disebut tidak menjadi hambatan, sementara keyakinan bahwa transfer ini akan rampung sudah muncul sejak Manchester City mengajukan tawaran ketiga.
Forest kini dikaitkan dengan gelandang Tottenham Hotspur, Lucas Bergvall, serta pemain Inter Milan, Davide Frattesi, dan diperkirakan akan mendatangkan dua gelandang baru pada musim panas ini.
Di tengah situasi transfer tersebut, Anderson masih mempersiapkan diri bersama Timnas Inggris untuk laga terakhir Grup L Piala Dunia melawan Timnas Panama pada Minggu, 28 Juni 2026.
"Sebenarnya cukup mudah, saya hanya fokus pada saat ini dan mengesampingkan semuanya," kata Anderson dilansir BBC.
"Saya punya rencana, yaitu tampil untuk Inggris, dan saya menempatkan diri dalam posisi terbaik untuk melewati garis akhir serta melakukannya," ujar Anderson.
Anderson bergabung dengan Nottingham Forest dari Newcastle United pada 2024 dalam transfer senilai 35 juta poundsterling dan telah mencatatkan 88 penampilan serta empat gol untuk klub tersebut.
Ia membantu Nottingham Forest finis di posisi ketujuh Premier League musim 2024-2025, kemudian berada di urutan ke-16 pada musim berikutnya saat klub itu juga mencapai semifinal Europa League.
Sebelum memperkuat Nottingham Forest, Anderson bergabung dengan akademi Newcastle sejak usia delapan tahun. Ia menjalani debut tim utama pada 2021, mencatatkan 55 penampilan, lalu dijual ketika Newcastle menghadapi kekhawatiran terkait aturan profit and sustainability rules atau PSR. Manajer Eddie Howe menyebut penjualan tersebut sebagai keputusan "paling berat" dalam kariernya.