trending

UEA Gratiskan Hotel dan Tanggung Biaya 20 Ribu Turis Terdampak Konflik Iran-AS-Israel

Penulis Nadira Sekar
Mar 04, 2026
Foto: Dubai (dok. ThePhrase.id)
Foto: Dubai (dok. ThePhrase.id)

ThePhrase.id - Konflik bersenjata antara Iran dan koalisi Amerika Serikat–Israel berdampak langsung pada sektor penerbangan di Timur Tengah. Penutupan sementara ruang udara dan pembatalan massal penerbangan membuat ribuan wisatawan tertahan di Abu Dhabi dan Dubai, Uni Emirat Arab. Banyak turis yang seharusnya sudah kembali ke negara asal terpaksa memperpanjang masa tinggal karena jadwal penerbangan dibatalkan atau ditunda.

Menanggapi situasi tersebut, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Abu Dhabi (DCT Abu Dhabi) mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh hotel di ibu kota untuk memperpanjang masa inap tamu terdampak tanpa biaya tambahan. Dalam kebijakan itu ditegaskan bahwa seluruh biaya perpanjangan akan ditanggung pemerintah hingga wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

Melansir NDTV, hotel-hotel diminta mengirimkan tagihan langsung kepada departemen terkait sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah darurat yang lebih luas setelah otoritas penerbangan negara tersebut mengaktifkan rencana operasional darurat guna mengantisipasi gangguan akibat eskalasi konflik kawasan.

Otoritas Penerbangan Sipil Umum UEA memastikan negara menanggung seluruh biaya penampungan dan akomodasi bagi penumpang terdampak pembatalan penerbangan dan penutupan wilayah udara. Dalam beberapa jam pertama gangguan operasional, sekitar 20.200 penumpang telah memperoleh akomodasi sementara serta bantuan penjadwalan ulang penerbangan.

Selain penginapan, kebutuhan konsumsi para wisatawan juga dipastikan terpenuhi selama masa tunggu. Maskapai nasional seperti Emirates dan Etihad Airways terus memberikan pembaruan terkait pembukaan kembali rute penerbangan, sekaligus menawarkan opsi pengembalian dana atau penjadwalan ulang tanpa biaya tambahan. 

Langkah proaktif pemerintah UEA ini menuai apresiasi luas, termasuk di media sosial. Banyak warganet memuji pendekatan kemanusiaan tersebut yang dinilai kontras dengan praktik sejumlah negara lain saat krisis. Keputusan menanggung kebutuhan ribuan wisatawan dipandang sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus upaya menjaga reputasi UEA sebagai pusat pariwisata global di tengah eskalasi konflik kawasan. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic