sportPiala Dunia 2026

UEFA dan CONCACAF Kompak Tagih FIFA Rp177 Miliar untuk Setiap Anggota yang Punya Cadangan Rp106 Triliun

Penulis Ahmad Haidir
Sep 19, 2026
UEFA meminta FIFA untuk membagikan uang ke setiap anggotanya. Foto Instagram Gianni Infantino.
UEFA meminta FIFA untuk membagikan uang ke setiap anggotanya. Foto Instagram Gianni Infantino.

Thephrase.id - UEFA dan CONCACAF meminta FIFA mengalokasikan sedikitnya 10 juta dolar AS atau sekitar Rp177,5 miliar kepada masing-masing dari 211 asosiasi anggota untuk periode 2027–2030 dengan menggunakan sebagian cadangan kas badan sepak bola dunia tersebut.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, dan Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, mengungkapkan permintaan tersebut melalui surat kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Ini sekaligus menjadi perkembangan terbaru dalam perselisihan terkait rencana FIFA Forward Enterprise yang sebelumnya telah dihentikan setelah mendapat penolakan dari sejumlah asosiasi nasional.

FIFA Forward Enterprise atau FFE sebelumnya dirancang melalui pembentukan perusahaan baru yang akan mengelola hak komersial dan tiket berbagai kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia. Sekitar 21 persen kepemilikannya direncanakan dijual kepada perusahaan investasi swasta.

Rencana tersebut kemudian dihentikan hanya beberapa hari setelah diperkenalkan karena mendapat penolakan luas dari asosiasi anggota FIFA.

Sementara Ceferin dan Montagliani dalam surat terbaru mereka mempertanyakan apakah skema investasi tersebut memang diperlukan untuk meningkatkan pendanaan bagi pengembangan sepak bola.

Dalam surat tersebut, UEFA dan CONCACAF memperkirakan FIFA akan menutup siklus keuangan 2023-2026 dengan cadangan sekitar 6 miliar dolar AS atau setara Rp106,5 triliun. Menurut analisis kedua konfederasi dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan organisasi hingga Piala Dunia 2030.

Atas dasar perhitungan tersebut, mereka meminta FIFA menyediakan sedikitnya 10 juta dolar AS atau sekitar Rp177,5 miliar kepada setiap asosiasi anggota untuk investasi infrastruktur dan pengembangan sepak bola pada periode 2027-2030. Total dana yang dibutuhkan untuk 211 anggota mencapai sekitar 2,11 miliar dolar AS atau Rp37,5 triliun.

Dana tersebut diusulkan sebagai pencairan satu kali dari cadangan FIFA dan diberikan di luar pendanaan rutin yang telah disiapkan untuk siklus 2027–2030. Kedua konfederasi juga meminta agar kondisi keuangan FIFA ditinjau secara independen setelah laporan akhir periode keuangan tersedia.

Laporan BBC, Ceferin dan Montagliani juga menyatakan bahwa analisis mereka terhadap laporan keuangan serta anggaran FIFA dilakukan dengan pendekatan konservatif.

Sehingga menurut keduanya, FIFA Council masih dapat mempertimbangkan distribusi cadangan yang lebih besar setelah posisi keuangan akhir tahun diketahui secara lengkap.

Dorongan tersebut muncul setelah Infantino sebelumnya menawarkan skema berbeda kepada asosiasi anggota melalui FFE. Federasi yang mendukung rencana tersebut dijanjikan dana sekitar 40 juta dolar AS atau Rp710,1 miliar.

Sedangkan akses awal yang ditawarkan mencapai 20 juta dolar AS atau sekitar Rp355,1 miliar.

Dalam surat itu, kedua pimpinan konfederasi tersebut meminta agar sebagian cadangan FIFA dapat digunakan secara langsung untuk kepentingan asosiasi anggota tanpa menjadikan pengembangan sepak bola bergantung pada keputusan investasi atau transaksi komersial baru.

Keduanya juga mengirimkan surat terpisah kepada presiden konfederasi lain di Asia, Afrika, Amerika Selatan, dan Oseania untuk meminta dukungan terhadap usulan distribusi dana tersebut.

Sementara perkembangan ini terjadi sehari setelah Ketua FA Inggris sekaligus Wakil Presiden FIFA, Debbie Hewitt, meminta Infantino membuka seluruh dokumen terkait FFE.

Hewitt juga meminta FIFA Council memperoleh penjelasan tertulis mengenai keputusan penangguhan hukuman penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, pada Piala Dunia 2026 ia juga mendesak agar seluruh dokumen terkait kedua persoalan tersebut tersedia sebelum rapat FIFA Council pada 15 Oktober 2026.

Di tengah tekanan tersebut, Infantino tetap dijadwalkan maju dalam pemilihan Presiden FIFA untuk periode berikutnya yang akan digelar pada Maret 2027. Pihak-pihak yang ingin mengajukan kandidat alternatif masih memiliki waktu hingga 18 November 2026 untuk menentukan calon. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic