
ThePhrase.id – Draco Malfoy, nama karakter antagonis dalama serial Harry Potter tiba-tiba populer sebagai dekorasi Imlek 2026 di China. Hal ini karena nama Mandarin dari karakter dengan panggilan Malfoy ini diasosiasikan membawa keberuntungan yang identik dengan shio kuda di tahun 2026.
Di China, Malfoy dikenal dengan nama "mǎ ěr fú", dengan karakter pertama "马" atau "mǎ" yang memiliki arti kuda dan karakter terakhir "福" atau "fú" yang punya arti keberuntungan atau berkah.
Dari arti tersebut, para penggemar Harry Potter berbondong-bondong mencetak foto pemeran tokoh Malfoy, Tom Felton, dan memasangnya sebagai "fúzì". Fúzì sendiri adalah dekorasi Imlek berbentuk persegi berwarna merah yang biasanya menampilkan karakter "fú" yang identik dengan keberuntungan.
Sejumlah penggemar memasang "fúzì" Malfoy terbalik yang menyiratkan keberuntungan segera tiba karena kata "terbalik" dan "tiba" memiliki kata yang terdengar serupa, yaitu "dào".
Draco Malfoy dalam serial Harry Potter merupakan siswa dari asrama Slytherin bersimbol ular, membuat popularitasnya yang naik pada tahun kuda ini cukup unik. Sebagai informasi, tahun 2025 yang merupakan tahun ular kayu akan berakhir pada 16 Februari dan digantikan dengan tahun kuda api, dua hal yang identik dengan Malfoy.
Akun Instagram Tom Felton pada pekan lalu juga mengunggah ulang konten yang menampilkan sebuah pusat perbelanjaan di China yang menampilkan fotonya di layar LED besar bertuliskan "kesadaran magis yang menarik seratus macam rezeki".
Tren ini bermula dari media sosial berbasis foto dan video asal China Xiaohongshu, di mana salah satu penggemar Harry Potter membagikan desain "fúzì" Malfoy pada pertengahan Januari dan mendapat sambutan hangat dari penggemar lainnya.
Di berbagai sosial media China, tak sedikit yang menjual "fúzì" dengan desain bergambar Malfoy. Tak sedikit akun-akun di Xiaohongshu yang menjual tempat ponsel dan magnet bergambar Malfoy dengan harga yang beragam. Salah satu akun Xiaohongshu menjual magnet kulkas seharga 27 RMB (sekitar Rp65 ribu) dan telah laku terjual sebanyak 5 ribu buah.
Melansir Antara, Harry Potter memiliki popularitas yang tinggi di China. Media Pemerintah China menyebut bahwa buku Harry Potter diperkirakan telah terjual sebanyak 200 juta eksemplar sejak versi bahasa Mandarin dirilis di China pada tahun 2000. [fa]