
Thephrase.id - Hampir dua dekade setelah sebuah sesi pemotretan amal mempertemukan Lionel Messi dengan seorang bayi berusia lima bulan bernama Lamine Yamal, keduanya kini bersiap saling berhadapan untuk pertama kalinya di atas lapangan saat Timnas Spanyol menghadapi Timnas Argentina pada babak final Piala Dunia 2026.
Foto yang diambil di Barcelona pada Desember 2007 itu kembali menjadi perbincangan dunia karena memperlihatkan Messi membantu memandikan Yamal dalam sebuah agenda kalender amal. Sebuah momen yang kini dianggap sebagai kebetulan luar biasa setelah keduanya berkembang menjadi dua bintang sepak bola lintas generasi.
Final Piala Dunia pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari WIB juga dipandang sebagai momen bersejarah bagi kedua pemain karena Messi yang kini berusia 39 tahun berpeluang menjalani pertandingan terakhirnya di panggung sepak bola dunia sekaligus berusaha mempersembahkan bintang keempat untuk Timnas Argentina, sementara Yamal yang baru berusia 19 tahun memimpin ambisi Timnas Spanyol memburu gelar juara dunia kedua.
Perjalanan Yamal menuju level tertinggi sepak bola juga membuat banyak pihak melihatnya sebagai sosok yang paling mendekati penerus warisan Messi di Barcelona, klub yang membesarkan keduanya meski berasal dari generasi yang berbeda.
Messi mengaku ikut terkejut ketika kembali melihat foto yang memperlihatkan dirinya bersama Yamal saat masih bayi karena tidak pernah membayangkan bahwa momen tersebut akan berujung pada pertemuan di final Piala Dunia.
"Sejujurnya, foto kami itu gila karena begitulah hidup, bukan? Saya berfoto dengannya saat dia masih bayi, dan sekarang kami berdua akan saling berhadapan di final Piala Dunia," tegas Messi dilansir The Athletic.
Messi juga menyebut Yamal sebagai pemain muda bertalenta besar yang telah lama ia ikuti perkembangannya karena sama-sama memiliki ikatan dengan Barcelona, sembari menilai pemain berusia 19 tahun itu sudah menjadi salah satu tolok ukur sepak bola dunia meski masih memiliki perjalanan karier yang sangat panjang.
"Lamine adalah talenta besar, seseorang yang sudah lama saya ikuti karena dia bermain untuk klub yang saya cintai dan saya selalu mendoakan yang terbaik untuknya. Dia sudah menjadi salah satu pemain acuan dunia di usia 19 tahun dan masih memiliki karier yang sangat panjang di depannya," beber Messi.
"Dia punya kesempatan besar untuk menciptakan sejarah, meski kali ini kami tentu akan berusaha sekuat tenaga agar itu tidak terjadi. Saya hanya ingin mendoakan yang terbaik untuknya," lanjutnya.
"Ini benar-benar luar biasa. Saat ini dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia, tidak diragukan lagi. Saya juga berharap yang terbaik untuknya karena apa pun yang baik bagi dirinya juga akan baik bagi Barcelona," tandasnya.