trending

Update Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8: 114 Korban Ditemukan, 129 Masih dalam Pencarian

Penulis Rangga Bijak Aditya
Sep 14, 2026
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. (Foto: Tangkapan layar YouTube/BASARNAS OFFICIAL)
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. (Foto: Tangkapan layar YouTube/BASARNAS OFFICIAL)

ThePhrase.id - Kapal Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Minggu (13/9) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa hingga Senin (14/9) pukul 11.00 WITA, tim SAR gabungan telah menemukan 114 korban dari total 243 penumpang.

Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, 129 penumpang lainnya masih dalam pencarian.

Sebanyak 86 korban yang telah ditemukan sudah tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Mereka terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia.

Mengenai kecelakaan tersebut, Dudy menyatakan bahwa kapal tidak mengalami kelebihan muatan saat berlayar sebagaimana Virgo Transport 8 memiliki kapasitas kapal mencapai 500 orang.

“Kapasitas penumpang juga untuk Kapal Virgo Transport 8 berada di 500 orang, jadi masih jauh dari kapasitas maksimalnya,” ujar Dudy dalam keterangan persnya di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. 

Dudy memastikan, korban selamat mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing. Korban dengan kondisi yang mengkhawatirkan langsung dibawa ke rumah sakit, sedangkan korban yang kondisinya baik diserahkan kepada operator pelayaran untuk dipulangkan ke daerah asal.

KNKT Kumpulkan Data dan Keterangan Korban

Di sisi lain, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai mengumpulkan data dan keterangan dari korban selamat serta kru kapal. Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan pengumpulan informasi dilakukan bersamaan dengan pendataan terkait kapal.

“Secara paralel melaksanakan pengumpulan data-data dan melakukan wawancara dengan penumpang maupun kru. Kami mendukung seluruh operasi dari Basarnas,” kata Soerjanto.

KNKT juga mengumpulkan data spesifikasi kapal dan informasi lain yang diperlukan untuk mendukung proses investigasi kecelakaan.

Sementara itu, Basarnas memperkuat operasi pencarian terhadap 129 korban yang masih belum ditemukan.

Tim SAR melibatkan sejumlah unsur, termasuk Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL, Basarnas Special Group (BSG), dan tim khusus penyelam lainnya untuk mendukung pencarian di sekitar lokasi kecelakaan.

Adapun operasi pencarian dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel SAR. (Rangga) 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic