
Thephrase.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memanfaatkan pemusatan latihan di Bali sebagai tahap awal persiapan menuju Piala AFF 2026 dengan fokus membangun kondisi fisik pemain sekaligus melakukan penilaian terhadap skuad yang dipanggil sebelum memasuki fase berikutnya.
"Jeda kompetisi kami cukup panjang sehingga fokus kami adalah membangun kapasitas fisik agar tim siap menghadapi turnamen sekitar dua setengah minggu lagi. Pada saat yang sama kami terus melakukan penilaian terhadap para pemain karena di fase berikutnya mungkin ada pemain baru yang bergabung dan ada juga yang tidak melanjutkan. Persaingan sangat ketat dan kami sengaja menciptakan atmosfer kompetitif di dalam tim," ujar Herdman.
Selama enam hari pertama pemusatan latihan, para pemain menjalani program dengan intensitas tinggi yang berpusat pada peningkatan kebugaran, sementara tim pelatih akan memanfaatkan masa libur singkat untuk mengevaluasi hasil latihan sebelum menentukan komposisi skuad pada tahap kedua.
"Kami akan memulai fase kedua setelah para pemain mendapat beberapa hari libur. Dalam masa itu kami akan mengevaluasi kelompok ini sekaligus menilai pemain lain yang sedang kami pertimbangkan sebelum menetapkan daftar pemain untuk fase kedua, kemungkinan pada Senin atau Selasa," tegas Herdman.
Selain mempersiapkan tim secara teknis, Herdman juga mulai mempelajari karakter calon lawan di Grup A Piala AFF 2026 dan menilai setiap pertandingan akan menjadi tantangan baru bagi dirinya bersama Timnas Indonesia.
"Ini akan menjadi pengalaman baru bagi saya karena untuk pertama kalinya menghadapi tim-tim di kawasan ini. Dari pengamatan saya, Vietnam adalah favorit juara karena persiapannya sangat matang dan mereka tahu bagaimana memenangkan turnamen. Kami sendiri akan menjalaninya satu pertandingan demi satu pertandingan," ucap Herdman.
Juru taktik berkebangsaan Inggris itu menegaskan Piala AFF 2026 bukan hanya soal mengejar hasil, melainkan bagian dari proyek jangka panjang Timnas Indonesia dalam membangun fondasi tim menuju target yang lebih besar pada beberapa tahun mendatang.
"Sasaran utama kami adalah 2030, sehingga turnamen ini menjadi kesempatan bagi pemain-pemain lokal untuk berkembang. Saya juga ingin memberi kesempatan kepada pemain muda seperti Dony Tri agar merasakan atmosfer turnamen dan memperoleh pengalaman yang berguna untuk Piala Asia nanti," tutur Herdman.
Herdman juga menilai waktu persiapan yang dimiliki Timnas Indonesia sudah berada pada titik yang tepat karena para pemain sempat mendapatkan waktu pemulihan setelah menjalani kompetisi yang panjang bersama klub masing-masing.
"Kalau memulai terlalu awal pemain bisa kelelahan, sedangkan kalau terlambat mereka belum siap. Saya rasa kami sudah menemukan keseimbangan yang tepat. Sekarang para pemain kembali dengan kondisi segar, bekerja sangat keras, dan kami berfokus pada penyelesaian akhir serta persiapan menghadapi pertandingan internal," ucapnya.
Herdman memastikan tidak ada pemain yang berkarier di Eropa akan bergabung pada Piala AFF 2026 karena turnamen tersebut berada di luar kalender FIFA, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada klub-klub Liga Indonesia yang telah memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia.
"Tidak ada pemain dari Eropa yang akan bergabung karena kami harus menghormati kalender FIFA. Saya justru berterima kasih kepada Persib, Persija, Bali United, dan klub-klub lain yang telah melepas para pemainnya untuk Timnas Indonesia. Turnamen ini sangat penting bagi perkembangan pemain lokal dan kami akan memberikan yang terbaik," tandas Herdman.