lifestyle

Viral di TikTok, Benarkah Cottage Cheese Bernutrisi untuk Diet?

Penulis Ashila Syifaa
Aug 12, 2023
Cottage Cheese. (Foto: Unsplash/Megumi Nachev)
Cottage Cheese. (Foto: Unsplash/Megumi Nachev)

ThePhrase.id - Cottage cheese merupakan keju lembut yang bentuknya berupa sekumpulan dadih dan memiliki rasa yang sedikit asam. Sempat viral di TikTok, cottage cheese ini menjadi bahan makanan untuk diet.

Ternyata keju cottage ini sudah dikenal sebagai keju yang bernutrisi dan bermanfaat untuk tubuh. Keju ini sendiri memiliki kandungan kalori yang rendah dengan rasa yang ringan, sehingga baik untuk dijadikan bahan menu diet. Lalu apa sebenarnya keju cottage ini dan mengapa bermanfaat bagi tubuh?

Apa itu keju cottage?

Keju yang bewarna putih, lembut dan creamy dibuat dengan menambahkan asam seperti cuka atau lemon pada susu pasteurisasi dalam keadaan hangat.

Penggunaan asam ini akan menyebabkan penggumpalan susu dan pemisahan dari whey atau komponen cair dalam susu. Whey yang tersisa akan dipisahkan dari dadih yang telah mengental dan kemudian dipotong menjadi potongan kecil.

Setelah itu, dadih akan dipanaskan lagi dengan menggunakan sisa air sebelumnya hingga mencapai konsistensi yang diinginkan. Setelah proses ini selesai, dadih akan dicuci dan ditambahkan sedikit garam.

Keju ini termasuk keju segar maka penting untuk segera mengonsumsinya setelah dibuka dari kemasan agar tidak mengalami kerusakan.

Keji ini memiliki berbagai kandungan yang bernutrisi, dalam penyajian 100 gramnya, keju ini mengandung:

  • 98 kalori
  • 11,1 gram protein
  • 3,4 gram karbohidrat
  • 4,3 gram lemak
  • 83,0 miligram kalsium
  • 364 miligram sodium
  • 159 miligram fosfor
  • 104 miligram kalium

Maka dari itu, keju cottage merupakan sumber protein yang sangat baik dan mengandung sedikit kalori yang kaya akan nutrisi, seperti vitamin B, kalsium, fosfor, dan selenium.

Manfaat untuk tubuh

Mendukung Pertumbuhan Otot

Protein merupakan nutrisi penting dalam membangun otot. Selain dari latihan kekuatan, tubuh juga memerlukan asupan protein sekitar 10-35% dari total kalori yang dikonsumsi untuk membantu pertumbuhan otot.

Membantu Penurunan Berat Badan

Keju ini dapat membantu dalam upaya penurunan berat badan. Kandungan protein di dalamnya dapat menghasilkan efek kenyang yang lebih lama danĀ  membantu menunda rasa lapar.

Protein mampu mengurangi hormon ghrelin yang merangsang rasa lapar, serta meningkatkan hormon peptide YY yang merangsang rasa kenyang. Keju cottage juga mengandung protein kasein yang dicerna secara lambat, yang dapat membantu menjaga perasaan kenyang lebih lama.

Keju ini dapat dijadikan sebagai pengganti asupan lemak dan karbohodrat karena kandungan protein yang tinggi.

Mendukung Kesehatan Tulang

Keju cottage terbuat dari susu, yang mengandung kalsium berkualitas tinggi. Meskipun belum ada penelitian yang secara khusus membuktikan hubungan antara konsumsi keju cottage dan kesehatan tulang, kalsium memiliki peran penting dalam menjaga kepadatan tulang.

Membantu Pencernaan

Beberapa jenis keju cottage mengandung bakteri probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Bakteri probiotik adalah jenis bakteri baik yang dapat membantu melawan infeksi dan menjaga keseimbangan mikroflora usus.

Penelitian telah menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu mengurangi gejala sindrom iritasi usus besar (IBS) dan gangguan pencernaan lainnya. Mengonsumsi keju cottage dengan tambahan bakteri probiotik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Potensi dalam Mencegah Resistensi Insulin

Resistensi insulin terjadi ketika sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik, yang dapat menyebabkan peningkatan gula darah dan meningkatkan risiko diabetes. Kalsium dalam keju cottage memiliki potensi untuk mengurangi risiko resistensi insulin.

Studi telah menunjukkan bahwa konsumsi kalsium yang memadai dapat mengurangi risiko resistensi insulin hingga 21%. Dengan demikian, keju cottage dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan metabolisme dan mencegah risiko penyakit diabetes. [Syifaa]

 
Related News

Popular News

 

News Topic