sportPiala Dunia 2026

Viral Pemain Muslim Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026, Begini Ceritanya

Penulis Ahmad Haidir
Jun 24, 2026
Thomas Partey sebelumnya menyatakan tidak bersalah atas tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan pelecehan seksual. Foto Instagram Djed Spence.
Thomas Partey sebelumnya menyatakan tidak bersalah atas tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan pelecehan seksual. Foto Instagram Djed Spence.

Thephrase.id - Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan bek sayap Timnas Inggris, Djed Spence, tampak tidak berjabat tangan dengan gelandang Timnas Ghana, Thomas Partey, sebelum laga Grup L Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Rabu, 24 Juni 2026 dini hari WIB.

Momen tersebut menjadi viral karena Partey mendapat cemoohan dari suporter Timnas Inggris saat menjalani penampilan pertamanya di Piala Dunia tahun 2026, setelah sebelumnya absen pada pertandingan pembuka Timnas Ghana di turnamen tersebut.

Pemain berusia 33 tahun itu tidak dapat tampil saat Timnas Ghana menang 1-0 atas Timnas Panama di Toronto karena ditolak masuk ke Kanada. Kepada petugas ia menyatakan tidak pernah ditangkap maupun didakwa dalam perkara pidana.

Partey sebelumnya menyatakan tidak bersalah atas tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan pelecehan seksual yang berkaitan dengan tuduhan dari empat perempuan berbeda dalam rentang 2020 hingga 2022, dengan proses persidangan dijadwalkan berlangsung tahun depan.

Melansir BBC, Asosiasi Sepak Bola Inggris atau FA tidak membahas secara khusus prosesi jabat tangan sebelum pertandingan dengan para pemain Timnas Inggris menjelang laga melawan Timnas Ghana tersebut.

Cemoohan terdengar di Boston Stadium ketika nama gelandang Villarreal sekaligus mantan pemain Arsenal itu dibacakan melalui pengeras suara sebelum pertandingan, sementara sentuhan bolanya selama laga juga beberapa kali disambut dengan ejekan dari penonton.

Sebelum pertandingan, Partey mengatakan dirinya merasa "siap bermain" menghadapi Timnas Inggris, setelah sebelumnya tidak turun pada laga pertama Timnas Ghana di Toronto.

Dalam pernyataan pekan lalu, US Customs and Border Protection atau CBP menyampaikan, "Amerika Serikat mengetahui adanya perkara pengadilan yang sedang berjalan terhadap Tuan Partey, tetapi pada saat ini ia belum dinyatakan bersalah atas tindak pidana dan telah diizinkan masuk ke Amerika Serikat setelah memperoleh visa."

Tidak semua rangkaian jabat tangan terlihat dalam siaran langsung televisi, tetapi cuplikan yang muncul di media sosial memperlihatkan Spence, yang beragama Islam, tampak melewati Partey saat prosesi sebelum kick-off.

Para pemain Timnas Inggris lainnya tampak tetap berjabat tangan dengan Partey.

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, sempat ditanya mengenai Spence dalam konferensi pers setelah laga Inggris melawan Timnas Ghana berakhir 0-0, tetapi ia disarankan oleh seorang petugas media untuk tidak memberikan komentar terkait hal tersebut.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic