
ThePhrase.id - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, berpotensi mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada tahun ini.
Basuki mengatakan bahwa hal tersebut dimungkinkan karena pembangunan gedung dan fasilitas pendukung telah selesai.
“Tahun ini bisa karena gedungnya sudah jadi, ya, furniturnya juga yang sementara juga sudah,” ujar Basuki usai menghadiri rapat bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (30/3) dikutip Antaranews.
Ia menambahkan bahwa sejumlah staf Wakil Presiden juga telah berada di IKN sebagai bagian dari persiapan awal.
“Ada beberapa (staf Wapres Gibran) di sana,” imbuhnya.
Kepala OIKN yang akrab disapa Pak Bas itu mengungkapkan harapannya agar rencana pemindahan aktivitas kerja Wakil Presiden ke IKN dapat segera terealisasi. Ia bahkan menyebut dirinya kini telah tinggal di kawasan tersebut.
“Kalau saya, rumah saya sekarang di sana, ya. Jadi saya berharap itu terjadi, akan ada beliau benar-benar akan berkantor di sana. Harapan saya,” tukasnya.

Dalam rapat yang dihadiri Basuki itu, anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus turut menyoroti wacana penempatan Wakil Presiden serta sejumlah menteri di IKN. Ia menilai langkah tersebut penting untuk mengoptimalkan penggunaan infrastruktur yang telah dibangun.
“Dari dulu saya minta itu. Wakil Presiden, Menteri Kehutanan, Menteri Desa, Menteri Transmigrasi sana, dong, tinggal. Uang negara itu barang,” kata Deddy.
Deddy juga menekankan perlunya pemanfaatan maksimal terhadap gedung-gedung yang sudah berdiri di IKN agar tidak menjadi beban anggaran negara. Ia meminta Basuki untuk membahas hal ini bersama Presiden RI, Prabowo Subianto dan para menteri terkait.
“Bagaimana kita memanfaatkan itu, Pak (Basuki)? Tolonglah diskusi dengan Pak Presiden, dengan menteri-menteri yang ada, supaya kita utilisasi, Pak. Jahat kita sama rakyat, barang berdiri, enggak digunakan, uang dibakar untuk maintenance (perawatan),” tegasnya.
Selain membahas isu tersebut, Basuki dalam rapat juga memaparkan sejumlah program prioritas OIKN untuk tahun ini. Salah satu fokus utama adalah pembangunan kawasan, termasuk penataan ruang di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) serta pembangunan kompleks perkantoran untuk lembaga legislatif dan yudikatif. (Rangga)