Waspada! Ini 10 Jenis Makanan dan Minuman Pemicu Migrain Kambuh

- Advertisement -spot_img

ThePhrase.id – Penyakit migrain atau sakit kepala sebelah seringkali menganggu aktivitas sehari-hari. Rasa sakitnya yang berdenyut-denyut memaksa penderitanya harus segera beristirahat agar tidak semakin parah.

Ada banyak hal yang bisa menjadi faktor penyebab kambuhnya migrain, salah satunya yaitu stres. Namun, tidak hanya stres, migrain juga bisa muncul setelah kita mengonsumsi jenis makanan atau minuman tertentu.

Menurut Migraine Research Foundation di Amerika Serikat, suatu makanan atau minuman tidak bisa berdiri sendiri untuk menjadi pemicu migrain. Biasanya, migrain baru akan muncul jika makanan atau minuman tersebut dikombinasikan dengan pemicu lainnya, baik itu berbentuk makanan atau sebuah kondisi.

Akan tetapi, kombinasi pemicu tersebut berbeda antara satu individu dengan individu lainnya. Meski begitu, jika kamu sering menderita migrain, sebaiknya kurangi atau hindari 10 jenis makanan atau minuman berikut ini agar kondisi tubuhmu tetap sehat.

1. Kafein

Kafein menjadi salah satu jenis bahan makanan yang perlu dihindari bagi penderita migrain (Foto: medcom.id)

Jika kita mendengar kata kafein, pikiran kita pasti langsung tertuju kepada kopi. Mengonsumsi kopi sudah menjadi gaya hidup yang sulit dipisahkan, khususnya bagi kaum pekerja kantoran dan semacamnya. Tidak hanya kopi, teh dan minuman bersoda juga termasuk ke dalam minuman yang mengandung kaferin.

Namun, tahukah kamu, terlalu banyak mengonsumsi kafein bisa memicu munculnya penyakit migrain?

Jika kamu pernah mengalami migrain tapi sudah terbiasa mengonsumsi kafein, bisa mengurangi jumlahnya secara perlahan. Karena, jika langsung dihentikan total, maka itu juga bisa menjadi pemicu migrain. Cukup konsumsi satu sampai dua gelas kopi atau teh dalam sehari. Untuk minuman bersoda, cukup satu gelas saja dan tidak perlu dikonsumsi setiap hari.

2. Alkohol

Alkohol memicu dehidrasi sehingga bisa menyebabkan migrain (Foto: medcom.id)

Alkohol juga menjadi salah satu jenis minuman yang bisa memicu timbulnya migrain. Hal itu karena setelah mengonsumsi alkohol, tubuh kita akan lebih cepat dehidrasi yang menjadi penyebab sakit kepala.

Dalam sebuah studi, sebanyak 35 persen partisipan melaporkan bahwa mereka mengalami migrain setelah mengonsumsi alkohol. Sementara itu, sebanyak 77 persen partisipan mengaku mereka terkena migrain setelah mengonsumsi red wine. Menurut peneliti, red wine mengandung zat sulfit yang bisa memicu munculnya migrain.

3. Pemanis Buatan dan Gula Rafinasi

Penderita migrain harus mengurangis pemanis buatan seperti aspartam dan gula halus (Foto: idntimes.com)

Makanan atau minuman dengan pemanis buatan juga bisa memicu munculnya penyakit migrain. Salah satu zat pemanis buatan, yaitu aspartam, adalah pemanis buatan yang biasa digunakan dalam makanan atau minuman kemasan. Aspartam bisa membuat penderita mengalami episode migrain.

Selain pemanis buatan, penderita migrain juga harus mengurangi konsumsi gula rafinasi atau yang biasa dikenal sebagai gula halus. Gula rafinasi bisa mengakibatkan kadar gula darah naik sehingga memicu lepasnya insulin secara berlebihan. Kenaikan gula darah tersebut bisa menyebabkan munculnya proses proinflamasi dan migrain.

4. Keju Tua

Keju tua memiliki zat tyramine yang bisa memicu penyakit migrain (Foto: kompas.com)

Makanan selanjutnya yaitu keju yang sudah tua atau disimpan cukup lama. Keju tua mengandung banyak tyramine yang terbentuk dari rusaknya protein keju dari waktu ke waktu. Semakin tua sebuah keju, maka semakin banyak tyramine yang terkandung.

Zat tyramine tersebut jika dikonsumsi akan masuk dan mengalir melalui darah menuju ke otak. Hal itulah yang bisa menyebabkan sakit kepala sampai mengakibatkan migrain. Beberapa jenis keju yang memiliki kandungan tyramine yang tinggi yaitu keju parmesan, blue cheese, gouda, gruyere, dan feta.

5. Coklat

Coklat juga mengandung tyramine seperti keju (Foto: medcom.id)

Sama seperti keju, coklat juga mengandung tyramine. Selain itu, dalam sebatang coklat juga terkandung kafein, flavonoid, dan beta-phenylethylamine. Ketiga zat tersebut akan memicu siklus migrain dan membuatnya semakin parah.

Konsumsi coklat akan meningkat ketika seseorang mengalami stres atau sedang dalam masa menstruasi. Jika kamu penderita migrain dan ingin mengonsumsi coklat pada waktu tersebut, sebaiknya konsumsi secukupnya dan perbanyak istirahat.

6. Daging Olahan

Daging olahan juga menjadi pemicu migrain karena mengandung nitrat oksida (Foto: idntimes.com)

Meski nikmat dikonsumsi, daging olahan seperti sosis, patty, hot dog, deli, dan ham memiliki pengawet yang bisa menyebabkan timbulnya penyakit migrain. Pengawet yang biasa digunakan yaitu senyawa nitrat, yang berfungsi untuk menjaga warna dan rasa.

Dalam pembuluh darah, zat nitrat berubah menjadi nitrat oksida yang diduga bisa membuat pembuluh darah di otak menjadi melebar. Migrain akan mudah kambuh jika pembuluh darah mengalami pelebaran.

7. Makanan yang Mengandung MSG

MSG mengandung asam glutamate sehingga bisa memicu terjadinya migrain (Foto:medcom.id)

Monosodium glutamat atau yang biasa kita kenal dengan MSG atau micin merupakan bumbu masak yang umum ditemukan di Asia. Biasanya, MSG digunakan sebagai penguat rasa makanan sehingga makanan menjadi lebih gurih dan enak. Namun, perlu kamu ketahui bahwa MSG mengandung zat yang bisa membuat migrain kambuh.

Zat tersebut yaitu asam glutamat, yang bisa membuat pembuluh darah melebar dan menyempit secara intens. Hal itu dapat memicu timbulnya sakit kepala hingga migrain. American Migraine Foundation mengatakan bahwa MSG bisa menyebabkan episode migrain sebanyak 10 sampai 15 persen.

8. Makanan Fermentasi

Makanan fermentasi juga mengandung tyramine (Foto: fimela.com)

Tidak hanya keju dan coklat, makanan yang difermentasikan juga mengandung tyramine yang bisa memicu migrain. Contoh makanan fermentasi yaitu acar, kimchi, dan kombucha.

Selain tyramine, makanan fermentasi juga mengandung histamine. Beberapa orang sensitif dengan zat histamine dan tyramine. Oleh karena itu, kamu yang mudah terkena migrain sebaiknnya konsumsi makanan hasil fermentasi secukupnya.

9. Makanan Beku

Mengonsumsi makanan beku bisa mengakibatkan rasa menusuk di kepala (Foto: fimela.com)

Mengonsumsi makanan beku, seperti es krim, memang sangat nikmat terlebih saat udara sedang panas. Namun, kamu perlu berhati-hati dalam mengonsumsi makanan beku. Hal itu karena saat mengonsumsi makanan beku secara terburu-buru bisa mengakibatkan rasa menusuk di kepala yang sangat menyakitkan. Sakit kepala tersebut bisa memicu terjadinya migrain.

Selain itu, mengonsumsi makanan beku setelah berolahraga atau saat kepanasan juga bisa mengakibatkan migrain.

10. Makanan Asin

Migrain juga bisa timbul jika kita mengonsumsi makanan asin secara berlebihan (Foto: medcom.id)

Garam mengandung natriun sebagai bahan pengawet alami yang biasa digunakan untuk mengawetkan makanan, contohnya yaitu ikan. Selain sebagai bahan pengawet, garam juga bisa digunakan untuk memberikan rasa asin dalam sebuah masakan.

Namun, mengonsumsi makanan asin secara berlebihan bisa memicu migrain. Hal itu karena natrium bisa memicu tekanan darah tinggi yang bisa mengakibatkan sakit kepala dan migrain.
Itulah 10 makanan yang bisa memicu terjadinya migrain.

Bagi kamu yang sering menderita migrain, sebaiknya makan makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup. Selanjutnya, kamu juga bisa menghindari pikiran dari stres dengan melakukan hobi serta mengurangi paparan cahaya dari ponsel atau laptop. Yuk, jaga kesehatan! [hc]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you