trending

WNA Australia Positif Campak Usai Kunjungi Indonesia, Kemenkes Perketat Pengawasan

Penulis Nadira Sekar
Feb 24, 2026
Foto: Ilustrasi Campak (freepik.com)
Foto: Ilustrasi Campak (freepik.com)

ThePhrase.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengonfirmasi adanya satu kasus campak pada warga negara Australia yang memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia. Informasi tersebut diterima dari otoritas kesehatan Australia melalui mekanisme pelaporan kesehatan internasional.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menjelaskan bahwa notifikasi disampaikan melalui sistem International Health Regulations (IHR). Laporan dikirim oleh Australia IHR National Focal Point dan kemudian diverifikasi serta ditindaklanjuti oleh PHEOC Kemenkes.

“Berdasarkan informasi yang diterima, kasus merupakan perempuan usia 18 tahun dengan riwayat vaksinasi MMR lengkap pada tahun 2009 dan 2012. Yang bersangkutan melakukan perjalanan menggunakan Batik Air rute Jakarta–Perth pada 7–8 Februari 2026,” kata Aji dilansir dari Antara. 

Gejala awal berupa ruam dilaporkan muncul pada 8 Februari saat pasien tiba di Perth, Australia. Setelah menjalani pemeriksaan menggunakan metode PCR, hasilnya menyatakan pasien positif campak.

Pasien diketahui sempat berkunjung ke Bandung sebelum kembali ke negaranya melalui Jakarta. Otoritas kesehatan Australia masih melakukan penelusuran epidemiologi untuk mengidentifikasi kemungkinan kontak erat, meski hingga kini belum ada rincian lebih lanjut mengenai aktivitas pasien selama masa inkubasi.

Menanggapi laporan tersebut, Kemenkes bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat langsung melakukan penyelidikan epidemiologi serta memperkuat sistem surveilans penyakit. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyebaran lokal di wilayah yang sempat dikunjungi pasien.

Sejauh ini, pemerintah Indonesia belum menemukan kasus tambahan yang berkaitan dengan pasien tersebut. Meski demikian, pemantauan tetap diperketat guna mendeteksi kemungkinan kasus suspek sejak dini.

Sebagai langkah pencegahan, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk memastikan status imunisasi campak sudah lengkap sesuai jadwal yang dianjurkan, terutama bagi mereka yang sering melakukan perjalanan internasional.

"Masyarakat yang mengalami gejala demam dan ruam diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, dan bagi yang terinfeksi campak agar membatasi kontak dengan orang lain untuk mencegah penularan," ujar Aji. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic