figure

Borong Lima Emas dan Dua Perak, Martina Ayu Pratiwi Jadi Atlet Indonesia Tersukses di SEA Games 2025

Penulis Rahma K
Dec 23, 2025
Martina Ayu Pratiwi. (Foto: Instagram/martina.yyuupp)
Martina Ayu Pratiwi. (Foto: Instagram/martina.yyuupp)

ThePhrase.id – Di antara sederet peraih medali dari Indonesia, Martina Ayu Pratiwi menjadi atlet yang memenangkan medali terbanyak di ajang SEA Games 2025. Tercatat, ia berhasil membawa pulang tujuh medali sekaligus, yang terdiri dari lima medali emas dan dua medali perak.

Rincian raihan medali atlet triathlon ini adalah medali emas dari nomor Triathlon Individu Putri, Aquathlon Estafet Tim Putri, Aquathlon Estafet Tim Campuran, Duathlon Estafet Tim Putri, dan Duathlon Estafet Tim Campuran. Sedangkan dua medali perak ia raih pada nomor Triathlon Estafet Tim Putri dan Triathlon Estafet Tim Campuran.

Diketahui, sosok yang akrab disapa Martina ini mengikuti tujuh nomor pada SEA Games 2025. Hebatnya, ia berhasil memenangkan medali di seluruh nomor yang diikutinya tersebut. 

Uniknya, Martina juga berkontribusi terhadap raihan medali emas ke-81 Indonesia. Medali yang mengantar kontingen Indonesia melewati target 80 emas di SEA Games 2025 tersebut diraihnya pada nomor Triathlon Individu Putri pada Jumat (19/12) pagi.

Borong Lima Emas dan Dua Perak  Martina Ayu Pratiwi Jadi Atlet Indonesia Tersukses di SEA Games 2025
Martina Ayu Pratiwi, sesampainya di Indonesia setelah meraih 7 medali di SEA Games 2025. (Foto: Instagram/timindonesiaofficial)

Penampilannya yang konsisten mendominasi di setiap nomor yang diikutinya menjadi sorotan tersendiri yang mengundang decak kagum masyarakat Indonesia. Bahkan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir juga menyampaikan apresiasinya terhadap Martina dan juga para atlet triathlon lainnya.

"Salut. Luar biasa perjuangan para atlet triathlon mengatasi segala tantangan termasuk medan perlombaan, cuaca, dan para suporter tuan rumah yang kerap menjatuhkan mental para atlet kita. Tapi itu bukan halangan bagi kita untuk tampil impresif dan finis tercepat, hasilnya Martina hasilkan 5 emas, Rashif 3 emas," ujar Erick, dikutip dari laman resmi Kemenpora.

Dengan performa gemilang serta hasil impresif yang diberikan Martina, publik dibuat kaget dengan usia sang atlet yang baru menginjak 21 tahun. Dengan usia yang masih sangat muda, ia telah menjadi kebanggaan bagi negara dan mengharumkan nama bangsa lewat cabang olahraga (cabor) yang tergolong sulit tersebut.

Borong Lima Emas dan Dua Perak  Martina Ayu Pratiwi Jadi Atlet Indonesia Tersukses di SEA Games 2025
Martina Ayu Pratiwi. (Foto: Instagram/martina.yyuupp)

Namun, prestasi Martina tak hanya sebatas SEA Games 2025 saja. Sebelumnya, ia telah meraih segudang medali lainnya dari berbagai kejuaraan nasional dan internasional. Beberapa prestasinya adalah Top 5 Finisher Asian Triathlon Cup 2024, medali emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024, medali perunggu di Asia Triathlon Cup Gamagori 2025, medali emas di Asia Triathlon Cup Chennai 2025, dan masih banyak lagi.

Martina juga telah tercatat sebagai atlet di World Triathlon, sebuah badan pengatur internasional untuk olahraga triathlon. Di kancah dunia (World Ranking), ia menduduki posisi ke-112, sedangkan untuk daftar World Triathlon Championship Series, ia menduduki peringkat ke-119. Sementara di Asia, ia menempati urutan ke-12.

Usut punya usut, ternyata perempuan yang mendapatkan julukan "Ratu Triathlon Indonesia" ini mengawali perjalanannya sebagai atlet renang sejak masih duduk di bangku SMA Negeri 1 Manyar, Gresik. Kemampuannya yang baik dalam menyelesaikan renang dengan cepat menjadi bekal untuk triathlon yang mengharuskannya bersepeda dan lari setelahnya.

Borong Lima Emas dan Dua Perak  Martina Ayu Pratiwi Jadi Atlet Indonesia Tersukses di SEA Games 2025
Martina Ayu Pratiwi. (Foto: Instagram/martina.yyuupp)

Ia mengaku pada awalnya mencoba triathlon karena ingin mencoba tantangan baru. Tetapi, ia justru jatuh cinta pada cabor yang menantang tersebut. Menurutnya, karena ada tiga cabang dalam triathlon, latihan menjadi tidak monoton karena setiap hari melakukan olahraga yang berbeda. 

Bagi Martina, triathlon bukan sekadar adu cepat di lintasan renang, sepeda, dan lari, tetapi lebih dari itu. Cabor yang menggabungkan tiga olahraga sekaligus tersebut baginya mengajarkan tentang keseimbangan antara daya tahan fisik, fokus mental, dan strategi mengatur ritme sepanjang perlombaan. 

Terlebih lagi, triathlon juga telah menjadi gaya hidup bagi perempuan kelahiran tahun 2004 tersebut. Pasalnya, cabor ini mengajarkan kedisiplinan, fokus, dan membina mental agar tahan banting.

"Kalau buat aku, triathlon itu bukan sekadar olahraga, tapi gaya hidup. (Karena) mengajarkan kita disiplin, fokus, dan mental tahan banting," bebernya, dikutip dari konten #TanyaMinpora di Instagram Kemenpora. [rk]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic