Cerita di Balik Kemenangan Inter atas Juventus di Piala Super Italia

- Advertisment -spot_imgspot_img

ThePhrase.id – Juventus kehilangan peluang menjadi juara Piala Super Italia jelang lima detik dilakukannya adu penalti. Skor 1-2 menjadi akhir dari final ajang ini pada Kamis (13/1) dini hari WIB tadi.

Weston McKennie membawa Juventus unggul lebih dulu pada menit ke-25. Tapi 10 menit kemudian Inter mampu membalas.

- Advertisement -

Inter – Foto Lega A

Momentun balasan Inter didapat dari tendangan penalti. Eksekusi pada menit ke-35 itu dilakukan Lautaro Martinez.

Setelah itu pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim saling jual dan beli serangan, seru sekali sampai akhirnya harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2×15 menit.

Inter – Foto Inter

- Advertisement -

Ketika pertandingan sepertinya akan diakhiri dengan adu penalti, ternyata satu kesalahan yang dilakukan Alex Sandro di jantung pertahanan mampu dimanfaatkan Alexis Sanchez menjadi gol.

Inter pun berhasil menciptakan gol kedua dalam pertandingan di Stadion San Siro itu. Sekelebat kemudian laga selesai dimenangi Inter.

Komentar Max Allegri

Max Allegri – Foto Lega A

Pelatih Juventus, Max Allegri, jelas menyesali kekalahan timnya. Tapi namanya sepak bola, pertandingan hanya ada dua kemungkinan dalam final: menang atau kalah.

“Itu adalah pertandingan yang nyata, ujian yang bagus untuk melihat peta di mana kami berada. Sayangnya sepak bola kadang terasa seperti diciptakan oleh iblis,” kata Max Allegri kepada Sport Mediaset.

“Kami melakukan kesalahan naif lima detik jelang berakhirnya pertandingan. Tapi kami bermain melawan tim terkuat di Italia sekarang ini dan memiliki beberapa peluang,” imbuhnya.

Simone Inzaghi dan Trofi Pertama

Simone Inzaghi – Foto Lega A

Simone Inzaghi, pelatih Inter, mengatakan kemenangan di Piala Super Italia merupakan hadiah buat suporter. Apalagi pertandingan diselenggarakan di Giuseppe Meazza Stadium, markas Inter.

“Kami menghadapi tim kuat seperti Juventus. Mereka membiarkan kami menguasai bola, tapi mengalahkan Juventus tidak mudah,” katanya.

“Saya punya pengalaman menghadapi Juventus di final Piala Super Italia bersama Lazio, dan itu adalah modal berharga. Sekarang kami sudah memenangi trofi pertama di musim ini, di depan penggemar. Jadi saya sangat senang,” imbuhnya. (Rahma)

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you