
ThePhrase.id – Majalah berita terkemuka TIME telah mengumumkan daftar "The 100 Most Influential People of 2026" pada April 2026. Daftar bergengsi ini berisi 100 orang paling berpengaruh di dunia, mulai dari pemimpin, inovator, hingga penggerak perubahan yang terkemuka. Salah satu wanita yang masuk dalam list panjang ini dan bersanding dengan orang-orang berpengaruh dunia lainnya adalah Chloe Kim.
Chloe adalah seorang peselancar salju atau snowboarder profesional asal Amerika Serikat yang beretnis Korea. Dirinya masuk dalam daftar ini berkat sederet prestasi gemilangnya sebagai seorang atlet, seperti meraih dua medali emas di Olimpiade Musim Dingin, hingga memecahkan rekor di usia yang masih belia.
Lebih tepatnya, Chloe adalah peraih dua medali emas Olimpiade Musim Dingin 2018 dan 2022. Pada tahun 2018, ia menjadi wanita termuda yang memenangkan medali emas Olimpiade dalam snowboarding ketika menang di nomor halfpipe pada usia 17 tahun.

Berselang empat tahun, ia kembali mencuri perhatian dunia pada Olimpiade Musim Dingin di Beijing, China, dengan menyabet medali emas. Prestasi ini membuatnya sukses mempertahankan gelar Olimpiadenya dan menjadi peselancar salju wanita pertama yang memenangkan dua medali emas di nomor halfpipe snowboarding.
Pada Olimpiade Musim Dingin terbaru yang berlangsung di Milano–Cortina pada Februari 2026, Chloe belum berhasil meraih medali emas. Pasalnya, satu bulan menjelang kejuaraan global itu berlangsung, ia mengalami dislokasi bahu saat berlatih di Swiss.
Meski pada awalnya terdapat keraguan mengenai apakah ia dapat berkompetisi, Chloe memastikan cedera tersebut tidak separah yang dikhawatirkan dan ia tetap bisa hadir dan bertanding. Dengan cedera yang belum 100 persen pulih, ia mampu meraih medali perak di nomor halfpipe.
Selain memenangkan medali di Olimpiade di level senior, Chloe juga pernah memenangkan Olimpiade Remaja atau Youth Olympics pada 2016 di Lillehammer. Bahkan, ia memenangkan dua medali emas sekaligus di nomor halfpipe dan slopestyle. Dua medali tersebut menjadikannya perempuan pertama yang memenangkan dua medali emas dalam snowboarding pada Olimpiade Remaja Musim Dingin.

Di luar kejuaraan Olimpiade, sejumlah capaian gemilang juga ditorehkan oleh Chloe pada kompetisi olahraga ekstrem tahunan X Games. Kompetisi ini dianggap sebagai "Olimpiade-nya olahraga ekstrem" di mana para atlet terbaik dari seluruh dunia berkumpul untuk merebut medali emas, perak, dan perunggu.
Perempuan kelahiran 23 April 2000 ini merupakan pemenang delapan medali emas X Games. Ia juga merupakan pemenang satu medali perak dan satu medali perunggu X Games. Seluruhnya ia menangkan pada nomor superpipe. Berikut deretan medali Chloe di X Games:

Dari seluruh kemenangannya di X Games, Chloe mencatatkan sejumlah sejarah baru. Pada tahun 2015, ia menjadi peraih medali emas termuda di usia 14 tahun, sebelum akhirnya rekor tersebut dikalahkan oleh Kelly Sildaru.
Kemudian di tahun 2016, ia menjadi orang pertama di bawah usia 16 tahun yang memenangkan dua medali emas, serta orang pertama yang memenangkan medali emas berturut-turut di X Games. Terakhir, di tahun 2025, ia meraih medali emas kedelapannya di superpipe yang merupakan kemenangan terbanyak dari semua wanita di nomor superpipe di X Games.
Tak berhenti di situ, prestasi gemilang juga diraih oleh Chloe di kejuaraan dunia FIS Snowboarding World Championships. Ia merupakan peraih medali emas di 2019 Utah, 2021 Aspen, dan 2025 Engadin pada nomor halfpipe.
Seluruh pencapaian Chloe di usianya yang baru menginjak 26 tahun pada 23 April lalu tentu bukanlah hal yang mudah untuk diraih. Namun, TIME menyebut Chloe membuat usaha untuk meraihnya terlihat keren.

"Atlet mana pun yang pernah berkompetisi di level tertinggi tahu betapa banyak kerja keras yang dilakukan untuk momen-momen yang terlihat mudah dari luar. Tetapi, Chloe tidak berpura-pura itu mudah. Ia mengakui seluruh kerja kerasnya dalam snowboarding dan tetap memancarkan gaya, kepercayaan diri, dan sebuah kepribadian," tulis laman TIME.
Sebelum masuk dalam daftar TIME 100 Most Influential People of 2026, ia terlebih dahulu masuk daftar yang sama oleh majalah TIME pada tahun 2018 lalu.
Selain itu, Chloe juga telah memenangkan lima penghargaan ESPY, termasuk Best Female Action Sports Athlete selama tiga tahun berturut-turut. Ia turut dianugerahi Laureus World Action Sportsperson of the Year sebanyak tiga kali (2019, 2020, dan 2026). [rk]