lifestyleTravel

Friendmoon Jadi Tren Liburan Baru, Honeymoon Kini Bisa Dinikmati Bareng Sahabat dan Keluarga

Penulis Rahma K
May 24, 2026
Ilustrasi friendmoon. (Foto: Freepik)
Ilustrasi friendmoon. (Foto: Freepik)

ThePhrase.id – Di tengah berkembangnya tren liburan pascapernikahan alias honeymoon, muncul istilah friendmoon atau buddymoon yang kini ramai dibicarakan media internasional. Berbeda dari anggapan liburan biasa bersama sahabat, friendmoon merujuk pada honeymoon versi grup, yakni ketika pasangan pengantin baru mengajak teman dekat atau keluarga ikut berlibur setelah menikah.

Meski terdengar cukup janggal di awal, friendmoon memiliki makna tersendiri. Konsep ini disebut sebagai evolusi honeymoon modern, terutama di kalangan milenial dan Gen Z yang ingin memperpanjang euforia pernikahan bersama orang-orang terdekat mereka. 

Dilansir dari The Cut, friendmoon memiliki peminat yang cukup tinggi di seluruh dunia karena kesadaran akan usia yang terus bertambah. Tanpa disadari, para generasi muda mulai memasuki usia 30-an dan memasuki fase semakin sulit untuk mengajak orang-orang terdekat seperti sahabat dan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama karena kesibukan sehari-hari.

Karena waktu bersama teman dekat dan keluarga semakin langka dan berharga, friendmoon menjadi sebuah cara yang dinilai pas untuk menghabiskan waktu bersama. Pasalnya, perjalanan liburan ini dilakukan masih dalam euforia merayakan pernikahan, bukan tanpa alasan.

Menurut WeddingWire, pernikahan adalah momentum untuk mengumpulkan orang-orang yang jarang atau sulit untuk kita temui. Maka dari itu, memperpanjang waktu berkualitas bersama orang terdekat dengan berlibur bersama melalui friendmoon dinilai sebagai sebuah win-win solution.

Selain karena keterbatasan waktu dengan orang-orang terdekat, alasan lain friendmoon makin diminati adalah karena alasan finansial. Menurut laman Loved Up North, pernikahan dan bulan madu adalah acara yang memakan budget besar.

Dengan melakukan bulan madu bersama teman-teman, maka biaya yang awalnya hanya ditanggung oleh dua orang kini dapat dibagi dengan banyak orang. Hal ini dikarenakan friendmoon tidak mengusung konsep membayarkan untuk teman, tetapi membagi biaya liburan bersama-sama.

Sebagai contoh, kamu ingin menginap di sebuah villa yang besar karena interior dan pemandangannya yang cantik, serta lokasinya yang merupakan destinasi wisata populer. Namun, biaya yang harus dikeluarkan untuk menyewa cukup besar. 

Lewat friendmoon, kamu dapat menikmati villa tersebut dengan biaya yang lebih rendah karena pembayarannya dibagi bersama, serta dapat berbagi kebahagiaan menginap di villa tersebut dengan orang terdekat.

Meski memiliki berbagai keuntungan, dari penjelasannya, friendmoon memang lebih cocok bagi orang-orang yang menikmati energi sosial, gemar berbagi pengalaman secara ramai, dan merasa liburan menjadi lebih menyenangkan saat dihabiskan bersama.

Selain itu, menurut The Cut, friendmoon juga lebih cenderung diminati oleh pasangan yang telah tinggal bersama sebelum menikah atau telah sering berlibur hanya berdua dengan pasangan. Maka dari itu, di momen besar seperti pernikahan, mereka ingin menghabiskannya bersama orang-orang terdekat. [rk]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic