leader

Gabriel Attal, Perdana Menteri Baru Prancis yang Berusia 34 Tahun

Penulis Rahma K
Jan 12, 2024
Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal. (Foto: Instagram/gabrielattal)
Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal. (Foto: Instagram/gabrielattal)

ThePhrase.id – Perdana menteri Prancis secara resmi telah berganti dari Elisabeth Borne kepada seorang politikus muda berusia 34 tahun bernama Gabriel Attal pada Selasa, 9 Januari 2024 waktu setempat. 

Pergantian perdana menteri ini dilakukan karena Elisabeth Borne sebelumnya mengundurkan diri dari posisi tersebut. Sebagai gantinya, Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjuk Gabriel Attal sebagai penggantinya.

Pada pidato pertamanya sebagai perdana menteri, Gabriel menyampaikan tiga prioritas kerja selama ia menjabat posisi tersebut. Pertama adalah lapangan kerja, yang kedua adalah keterbukaan ekonomi untuk menyederhanakan prosedur bisnis, dan terakhir fokus terhadap generasi muda.

Lebih lanjut, Gabriel juga mengungkapkan bahwa pengangkatannya sebagai perdana menteri merupakan simbol keberanian dan gerakan. Ia juga menegaskan bahwa Prancis akan identik dengan transformasi dan keberanian.

Gabriel Attal  Perdana Menteri Baru Prancis yang Berusia 34 Tahun
Gabriel Attal (kiri) dan Presiden Emmanuel Macron (kanan). (Foto: Instagram/emmanuelmacron)

"Prancis tidak akan pernah identik dengan kemunduran, Prancis akan identik dengan transformasi, Prancis akan identik dengan keberanian," ujar Gabriel Attal.

Terkait kiprahnya, Gabriel Attal bukanlah sosok baru di dunia politik Prancis. Ia disebut "anak ideologis" dari Emmanuel Macron dan dianggap sebagai salah satu murid cemerlang "Macronia", sebutan untuk garis politik dan gagasan yang dianut Presiden Macron.

Kendati demikian, usia Gabriel Attal yang tergolong masih muda di dunia politik ini menyita perhatian dunia. Pasalnya, usia Gabriel Attal yang masih muda tersebut sukses membuat dirinya menjadi perdana menteri termuda yang pernah menjabat di Prancis. 

Usut punya usut, Gabriel Attal ternyata telah bergabung dengan Partai Sosialis sejak masih berusia 17 tahun. Dari kali pertamanya bergabung, ia telah menduduki sederet jabatan besar yang membuat kemampuannya diakui.

Gabriel Attal  Perdana Menteri Baru Prancis yang Berusia 34 Tahun
Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal. (Foto: Instagram/gabrielattal)

Kariernya berawal setelah ia merampungkan kuliahnya pada jurusan hukum di Panthéon-Assas University (2008-2011), bekerja dengan Éric de Chassey, direktur dari French Academy di Roma, dan melanjutkan studi S2 di Sciences Po pada tahun 2012 dan mendapatkan gelar Master of Public Affairs.

Pada tahun 2012, setelah menjadi karyawan magang di Majelis Nasional Prancis bersama Marisol Touraine selama kampanye presiden tahun 2012, ia mendapatkan tawaran menjadi karyawan tetap di Kementerian Kesehatan. Ia bekerja sebagai penasihat menteri kesehatan selama lima tahun.

Di tahun 2014, pada pemilihan kota, Gabriel menempati posisi kelima dalam daftar Partai Sosialis dan terpilih sebagai salah satu dari empat anggota dewan Partai Sosialis di Vanves, serta mengambil alih kepemimpinan oposisi setelah ketua daftar sosialis mengundurkan diri.

Pria kelahiran 16 Maret 1989 ini kemudian berpindah partai di tahun 2016 ke Partai En Marche. Satu tahun kemudian, dirinya terpilih menjadi Majelis Nasional Prancis. Ia dianggap sebagai salah satu anggota parlemen baru yang berbakat.

Gabriel Attal  Perdana Menteri Baru Prancis yang Berusia 34 Tahun
Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal. (Foto: Instagram/gabrielattal)

Kemudian, jabatan-jabatan yang didudukinya adalah sekretaris negara atau Secrétaire d'État untuk Kementerian Pendidikan Nasional dan Pemuda di tahun 2018 hingga 2020, juru bicara di bawah perdana menteri Jean Castex (2020-2022), hingga akhirnya menduduki kursi jabatan menteri pertamanya di tahun 2022.

Ia menjabat sebagai menteri tindakan publik dan akuntan pada Mei 2022 hingga Juli 2023. Setelah itu, ia juga menduduki kursi menteri pendidikan nasional dan pemuda dari Juli 2023 hingga pengangkatannya sebagai perdana menteri.

Sosoknya mulai dikenal ketika berada di pemerintahan, di bawah perdana menteri Jean Castex, kala itu pandemi Covid-19 tengah berlangsung dan ia berperan sebagai juru bicara pemerintah.

Kiprah dan perjalanan karier Gabriel Attal di dunia politik terbilang pesat. Pasalnya, ia dapat meraih jabatan-jabatan tersebut hingga menjadi perdana menteri hanya dalam kurun waktu kurang lebih satu dekade. [rk]

 
Related News

Popular News

 

News Topic