auto

Hyundai Staria Electric Siap Ramaikan Pasar Korea Selatan dan Eropa, Jarak Tempuh Sentuh 400 Km

Penulis Rahma K
Jan 16, 2026
Hyundai Staria Electric. (Foto: Dok. Hyundai)
Hyundai Staria Electric. (Foto: Dok. Hyundai)

ThePhrase.id – Hyundai Motor Company menggebrak tahun 2026 dengan peluncuran Staria Electric di Brussels Motor Show. Peluncuran varian elektrik ini menandai langkah Hyundai dalam inovasi multi-purpose vehicle (MPV) di kancah global.

Sebagai sebuah MPV, mobil ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, operator shuttle, maupun pengguna dengan gaya hidup yang aktif. Fokus dari mobil ini adalah keleluasaan interior, kenyamanan, dan kepraktisan penggunaan.

President & CEO Hyundai Motor Europe, Xavier Martinet, mengatakan Hyundai terus berinovasi dalam memperluas kendaraan listriknya untuk memenuhi kebutuhan harian pelanggan. Keunggulan EV kini dihadirkan oleh Hyundai dalam sebuah model yang telah dikenal dan dipercaya oleh pelanggan, yakni Staria Electric.

"Hyundai terus memperluas lini kendaraan listriknya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di Eropa. Staria Electric menghadirkan keunggulan EV kamu pada sebuah model yang sudah dikenal dan dipercaya banyak pelanggan, dengan memadukan ruang dan fleksibilitas luar biasa khas Staria, sistem bertegangan tinggi, dan interior yang telah disempurnakan. Hasilnya adalah mobilitas listrik yang praktis dan efisien untuk penggunaan sehari-hari di berbagai wilayah di Eropa," ujar Xavier.

Hyundai Staria Electric Siap Ramaikan Pasar Korea Selatan dan Eropa  Jarak Tempuh Sentuh 400 Km
Peluncuran Hyundai Staria Electric di Brussels Motor Show. (Foto: Dok. Hyundai)

Versi tenaga listrik dari Staria ini dilengkapi baterai berkapasitas 84 kWh yang memiliki jarak tempuh hingga 400 km berdasarkan siklus WLTP. Sementara itu, motor listriknya yang berdaya 160 kW atau 218 PS dengan torsi 350 Nm mampu menghadirkan performa yang halus dan senyap.

Arsitektur listrik 800 volt dalam mobil ini juga memungkinkan pengisian daya cepat via DC ultra-fast charging. Pengisian dari 10 hingga 80 persen dapat terwujud hanya dalam kurang lebih 20 menit. Di luar itu, Staria Electric juga dilengkapi onboard charger AC 11 kW.

Karena dirancang untuk mengikuti cara bepergian pelanggannya, Staria Electric memiliki konfigurasi kursi multibaris, tata letak yang fleksibel, dan desain atap yang tinggi untuk kelegaan ruang yang maksimal. 

Lebih detailnya untuk konfigurasi kursi, EV ini ditawarkan dalam pilihan Luxury (7-seater) untuk penggunaan pribadi, keluarga, dan rekreasi, serta Wagon (9-seater) untuk keluarga besar, perjalanan rombongan, dan operasional shuttle.

Hyundai Staria Electric Siap Ramaikan Pasar Korea Selatan dan Eropa  Jarak Tempuh Sentuh 400 Km
Interior Hyundai Staria Electric. (Foto: Dok. Hyundai)

Dengan konfigurasi ini, Staria Electric menawarkan ruang yang lebih lapang. Berkonsep interior multi-open-space khas lini Staria, mobil ini juga lega untuk ruang kepala dan kaki. Kelapangan juga didukung dengan lantai yang rata, ruang penyimpanan yang terintegrasi secara cerdas.

Untuk desain eksteriornya, Hyundai melakukan penyesuaian untuk Staria Electric lewat desain depan yang tertutup dan permukaan yang disederhanakan untuk meningkatkan efisiensi aerodinamis serta memberikan identitas EV yang lebih jelas.

Berlandaskan pendekatan "Inside-Out" khas Hyundai, Staria Electric membawa karakter desain Staria ke era elektrifikasi dengan meneruskan rasa lapang dan keterbukaan dari desain interior ke eksterior, sehingga menghadirkan tampilan luar yang menonjol. Secara keseluruhan, tampilan luar dari Staria Electric tetap mengusung siluet one-curve yang ikonik, garis baju rendah, dan bidang kaca luas yang memberikan tampilan khas dari Staria.

Soal pembaruan teknologi dan konektivitas, Staria Electric dilengkapi dengan Connected Car Navigation Cockpit (ccNC) terbaru dari Hyundai yang membuat fungsi utama seperti AVNT (audio, video, navigasi) serta pengaturan kendaraan, menjadi lebih responsif.

Hyundai Staria Electric Siap Ramaikan Pasar Korea Selatan dan Eropa  Jarak Tempuh Sentuh 400 Km
Hyundai Staria Electric. (Foto: Dok. Hyundai)

Pembaruan perangkat lunak secara Over-the-Air (OTA) juga tersedia sebagai fitur standar untuk memastikan fitur-fitur yang terkait dengan sistem elektronik utama kendaraan selalu diperbarui.

Seperti mobil listrik modern lainnya, Staria Electric juga tak lupa dilengkapi dengan fungsi Vehicle-to-Load (V2L) yang tersedia di dalam maupun di luar kendaraan. Dengan fitur ini, Staria mampu menyuplai daya listrik untuk perangkat seperti laptop, peralatan kerja, lampu, hingga perlengkapan rekreasi.

Lebih lanjut, Hyundai juga membekali EV ini dengan sederet fitur kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari seperti rear view lewat kamera tersembunyi di belakang baris pertama untuk menampilkan gambar area kursi belakang agar dapat dipantau pengemudi. Ada juga talk function untuk membuat suara pengemudi terdengar lewat speaker belakang.

Staria Electric akan mulai dipasarkan di Korea Selatan dan Eropa pada paruh pertama 2026, lalu menyusul ke pasar-pasar lain. Informasi lebih lanjut mengenai penjualan global akan diumumkan mendekati waktu peluncuran di masing-masing negara. [rk]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic