auto

Industri EV Menguat, Prabowo Targetkan Produksi Massal Sedan Listrik pada 2028

Penulis Rahma K
Apr 10, 2026
Presiden Prabowo pada peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Kamis (9/4). (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia/Tim Media Presiden)
Presiden Prabowo pada peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Kamis (9/4). (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia/Tim Media Presiden)

ThePhrase.id – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana dan keinginan untuk memproduksi mobil sedan listrik secara besar-besaran pada tahun 2028. Hal ini disampaikan dalam acara peresmian fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4).

Pada kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan optimisme dan kebanggaan atas kemajuan industri kendaraan listrik nasional, khususnya dalam memproduksi bus dan truk listrik di dalam negeri. Ia menilai capaian ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemandirian industri otomotif nasional.

Oleh karena itu, sebagai bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik, Prabowo mengungkapkan bahwa segmen sedan bertenaga listrik akan menjadi fokus selanjutnya.

"Hari ini saya sangat gembira, saya sangat bangga kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk memproduksi bus dan truk bertenaga listrik. Ini sangat-sangat penting dan memang rencana kita, saya berharap pada tahun 2028 kita akan memproduksi secara besar-besaran mobil sedan listrik," ujarnya, dikutip dari laman resmi Presiden Republik Indonesia.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki kemampuan dalam membangun kemandirian di sektor-sektor strategis, khususnya energi. Kehadiran industri kendaraan listrik dinilai sebagai langkah konkret menuju kemandirian energi sekaligus penguatan struktur industri nasional.

Presiden turut menyoroti peningkatan kapasitas produksi industri dalam negeri, dengan kemampuan produksi PT VKTR Sakti Industries mencapai 10 ribu unit. Ia juga menambahkan bahwa tingkat komponen dalam negeri (TKDN) saat ini telah mencapai 40 persen.

Dengan kemampuan memproduksi kendaraan listrik dalam negeri dengan komponen lokal yang cukup tinggi, Prabowo mengungkapkan pemerintah akan segera membentuk perusahaan untuk memproduksi sedan listrik. Bahkan, ia mengatakan proses pembentukan perusahaan tersebut sedang berlangsung.

"Tapi saya kira ini sesuatu yang sangat luar biasa. Jadi saya bahagia, ini arah kita. Kita juga sedang membentuk perusahaan untuk memproduksi sedan listrik," ungkapnya.

Presiden Prabowo berharap industri kendaraan listrik nasional mampu melahirkan perusahaan-perusahaan unggulan yang dapat bersaing di tingkat global.

Dengan fondasi industri yang semakin kuat, dukungan kebijakan yang konsisten, serta kolaborasi antara pemerintah dan swasta, Indonesia diarahkan untuk tidak hanya menjadi pemain, tetapi juga pemimpin dalam industri kendaraan listrik global. [rk]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic