auto

Ingin Membeli Mobil Listrik Bekas? Cek Tipsnya Berikut Ini!

Penulis Rahma K
Jan 18, 2024
Ilustrasi mobil listrik. (Foto: Freepik)
Ilustrasi mobil listrik. (Foto: Freepik)

ThePhrase.id – Keberadaan mobil listrik di Indonesia masih tergolong baru. Produksi dan pemasarannya  hadir dalam beberapa tahun terakhir. Namun,  kita tetap bisa menemukan mobil listrik bekas yang dijual di berbagai platform pasar kendaraan second.

Meski jumlahnya tak sebanyak mobil bermesin bakar, mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) bekas memiliki pasar yang dilirik. 

Sama halnya ketika hendak membeli mobil konvensional atau barang bekas lainnya, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli mobil listrik bekas. Apa saja? Yuk simak tipsnya!

1. Memastikan kecocokan kendaraan listrik dengan gaya hidup

EV kini menjadi kendaraan yang diminati berbagai kalangan. Membeli mobil listrik bekas bisa menjadi solusi untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Namun, kamu perlu terlebih dahulu mengetahui dan memastikan apakah kendaraan listrik cocok dengan gaya hidupmu sehari-hari. Pasalnya, penggunaan mobil listrik berarti turut mengubah kebiasaan seperti pengisian daya yang membutuhkan waktu lama, jarak bepergian, tempat pengisian daya, dan lain-lain.

2. Periksa kondisi baterai

Hal paling penting dalam membeli mobil listrik bekas adalah memerhatikan kondisi baterainya. Pasalnya, baterai termasuk komponen utama yang membentuk mobil listrik. Bahkan, harga dari baterai itu sendiri dikatakan dapat mencapai 50 persen dari harga jual mobil.

Maka dari itu, penting untuk memeriksa kondisi baterai mobil listrik bekas. Caranya adalah dengan membawa mobil ke bengkel resmi maupun bengkel terpercaya untuk mengetahui kondisi riil baterai. Perhatikan juga sejarah servis kendaraan untuk melihat penggunaan oleh pemilik terdahulu.

Selain itu, perlu juga untuk memerhatikan port pengisian daya, apakah dapat menerima daya listrik dari stasiun pengisian daya. Perhatikan juga waktu pengisian daya, apakah sesuai dengan yang diklaim pabrikan.

Untuk mengetahui kondisi baterai, kamu juga dapat menanyakan penggunaan mobil oleh pemilik terdahulu. Seperti apakah hanya digunakan untuk jarak dekat, apakah digunakan setiap hari, hingga apakah digunakan untuk jarak jauh di berbagai medan dan suhu. Karena, penggunaan yang tinggi dikatakan dapat menguras baterai dan memengaruhi masa pakai baterai.

3. Periksa kondisi keseluruhan komponen lainnya

Setelah melakukan pemeriksaan baterai, lakukan juga pemeriksaaan pada kondisi komponen-komponen lain seperti jika hendak membeli mobil kovensional. 

Contohnya adalah lakukan tes mengemudi, cek seluruh komponen seperti area kaki-kaki, kebekerjaan fitur-fitur dan teknologi, dan lain-lain. Penting juga untuk mengetahui sejarah penggunaan mobil seperti apakah pernah mengalami tabrakan atau terendam banjir untuk menentukan pilihan.

Itu dia beberapa tips dalam membeli mobil listrik bekas. Pastikan penggunaan mobil listrik merupakan pilihan yang tepat untuk kebutuhanmu juga ya! [rk]

 
Related News

Popular News

 

News Topic