Inilah Sosok Dokter Rinal Dhuhri, Buka Praktik dengan Tarif Seikhlasnya

- Advertisment -spot_imgspot_img

ThePhrase.id – Berbuat baik pada sesama sejatinya tidak akan merugikan kita. Sekalipun dalam jumlah banyak dan berkelanjutan. Itulah yang dilakukan oleh dokter Rinal Dhuhri. Ia membuka praktik secara cuma-cuma, alias seikhlasnya.

Sekalipun pasien tidak dapat membayar, Rinal tidak akan melakukan apa-apa. Karena memang ia berniat membuka praktik untuk membantu sesama, bukan untuk mendapatkan materi.

- Advertisement -

Ia membuka praktik pribadi ini pada tahun 2017. Awalnya, ia bukan membuka secara seikhlasnya, tetapi gratis. Pasien tak perlu membayar untuk jasa konsultasi, tetapi biaya obat ditanggung oleh pasien.

dr. Rinal Dhuhri. (Foto: Instagram/rinald_mouchen)

Awal Mula Membuka Praktik Seikhlasnya

Seiring berjalannya waktu dan terjadi pandemi yang menyulitkan ekonomi masyarakat, terlebih lagi masyarakat menengah ke bawah, hati Rinal tergerak.

“Saya berpikir, di masa pandemi begini, banyak yang kena dampak pandemi, pasti ekonomi mereka menurunkan. Jadi saya berpikir, saya coba ingin membantu. Memang dari niat awal ini, saya tambahkan lagi lah. Dari kita berobat biasanya bayarnya hanya obat, kenapa gak saya buat aja sekalian, bayar seikhlasnya (semuanya),” ujar Rinal pada podcast Cerita Untungs.

- Advertisement -

Yang awalnya ia membuka praktik pribadi dengan jasa gratis, tetapi obat bayar, kini keseluruhan praktik dan obat ia berikan dengan tarif seikhlasnya. Rinal tidak memikirkan masalah biaya, karena menurutnya hal tersebut tidak masuk di pikirannya.

“Untuk keuntungan, rugi, itu udah gak masuk pikiran saya. Yang penting saya di sini bisa ngobatin,” tandasnya.

Nama dokter Rinal Dhuhri mulai dikenal masyarakat ketika video yang ia unggah di Tiktok viral. Pada 15 November 2021, Rinal mengunggah video informasi bahwa ia kini membuka praktik dokter umum dan membuka tarif seikhlasnya.

Hari tersebut juga merupakan hari pertama ia memutuskan untuk membuka praktik seikhlasnya. Rinal mengaku, ia mendapatkan sebuah ‘bisikan’ untuk menjadikan praktik pribadinya dibayar seikhlasnya. Tanpa berpikir panjang, ia langsung mengubah model praktiknya.

“Malam pas saya salat tahajud, setelah salat tajahud saya tidur sebentar. (Kemudian) dapat bisikan aja gitu. Bisikan dikasih tau bahwa ‘Nal, mulai besok kamu ini buat berobat seikhlasnya, biar orang-orang terbantu’. Dari situ saya terbangun pagi, ke klinik, saya kasih tau ke asisten saya, ‘Mulai hari ini kita buat berobat seikhlasnya, supaya orang gak berat lagi untuk berobat di tempat kita’,” ungkapnya.

dr. Rinal Dhuhri ketika masih bekerja untuk rumah sakit. (Foto: Instagram/rinald_mouchen)

Ide Membuka Praktik Gratis – Seikhlasnya

Lantas, dari mana ide membuka praktik sendiri tanpa biaya ini berasal? Karena, seperti yang kita ketahui bahwa kuliah kedokteran tidaklah memakan biaya sedikit. Ditambah lagi waktu yang lama dalam menempuh pendidikannya.

Tetapi ternyata, pria yang berasal dari Aceh ini telah memiliki keinginan membuka praktik sendiri dan orang tak perlu membayar sejak awal ia masuk kuliah kedokteran.

“Memang dari awal saya kuliah kedokteran, saya sudah komunikasi dulu sama orang tua saya. Kalau niat saya pertama untuk kuliah kedokteran setelah itu saya cari materi, saya gak mau. Karena niat saya nanti setelah jadi dokter saya mau bantu orang,” tuturnya.

Melihat sang anak ingin berbuat baik, kedua orang tua Rinal tidak membantah, dan bahkan langsung menyetujuinya. Karena menurut mereka, tak ada larangan dalam berbuat baik dan siapapun di dunia tidak boleh melarang orang berbuat baik.

Terkait rezeki dan keuntungan, Rinal mengatakan ada saja sumbernya. Ia menyatakan sama sekali tak pernah merasa kekurangan. Para pasien yang tak bisa membayar uang malah memberikannya makanan seperti sayur, buah, hingga dodol. Ia terima semua dengan senang hati.

“Itu lah salah satu keuntungan saya, alhamdulillah rezeki (makanan dari pasien) saya bawa pulang, dimakan anak istri kan cukup berharga. Yang pastinya kan saya pikir itu bukan rezeki yang main-main ya, luar biasa dari Allah. Pas dimakan yang penting udah halal,” ujarnya.

dr. Rinal Dhuhri. (Foto: Instagram/rinald_mouchen)

Layanan Home Visit

Di luar praktik pribadinya di klinik, sejak masih memberikan layanan periksa gratis, Rinal juga telah melakukan pelayanan home visit. Tujuannya adalah membantu para lansia yang susah keluar rumah, atau kondisinya tidak memungkinkan.

Ia juga tidak memungut biaya apapun untuk pemeriksanaan home visit ini. Tak ia bedakan dengan pemeriksanaan di klinik. Ketika ia merubah kliniknya menjadi seikhlasnya pun, ia lakukan hal yang sama pada pasien home visit.

Praktik seikhlasnya ini ia buka di daerah Cilodong, Depok. Lebih tepatnya di Jalan Raya Jatimulya No. 30, Jatimulya, Cilodong, Depok. Praktik tersebut ia buka dari hari Senin sampai Minggu mulai pukul 09.00 hingga 12.00, kemudian dilanjut pukul 18.30 hingga 22.00. Sedangkan pukul 13.00 – 16.00 ia gunakan untuk home visit.

Mengapa Banyak Pasiennya

Dokter Rinal mengaku, selama ia membuka praktik gratis tetapi obat ditanggung pasien, ia memiliki pasien rata-rata dalam satu hari sebanyak 20-an pasien. Tetapi, semenjak viral, pasiennya dapat mencapai lebih dari 60 orang dalam satu hari.

Lantas, apa yang membuat dokter ini sangat viral dan diminati masyarakat? Padahal, pemerintah telah memberikan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) yang menanggung biaya pengobatan masyarakat.

Selain jasa pengobatan dokter Rinal, masyarakat menengah ke bawah yang kurang mampu sebenarnya memang telah difasilitasi pemerintah untuk berobat menggunakan BPJS Kesehatan. Tetapi sayangnya, tidak semua masyarakat kurang mampu mengerti cara mendaftar BPJS, mendapatkan informasi, dan juga melakukannya.

dr. Rinal Dhuhri. (Foto: Instagram/rinald_mouchen)

Sedangkan untuk berobat di dokter Rinal pasien tinggal datang dan membayar seikhlasnya. Jika tidak bayar pun tidak apa-apa, dan juga mendapatkan obat. Terlebih lagi, Rinal menawarkan jasa home visit bagi lansia yang tidak dapat keluar rumah untuk berobat. Kemudahan inilah yang membuat banyak orang menyukai berobat di dokter Rinal.

Maka dari itu, solusi serta jasa yang ditawarkan dokter Rinal ini sangat menguntungkan masyarakat menengah ke bawah dan kurang mampu, terutama di daerah Cilodong, Depok karena tidak perlu ada biaya sepeserpun yang harus dikeluarkan untuk jasa dokter sekaligus obat.

Kecuali, penyakit yang lebih serius dan harus dirujuk ke dokter spesialis. Maka dokter Rinal akan memberikan rujuan pada pasien tersebut untuk diperiksa lebih detail di rumah sakit. Karena, ia merupakan dokter umum, bukan dokter spesialis. [rk]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you