figure

Inspiratif! Christina Koch Jadi Astronaut Perempuan Pertama yang Terbang Mengelilingi Bulan

Penulis Rahma K
Apr 14, 2026
Christina Koch. (Foto: nasa.gov)
Christina Koch. (Foto: nasa.gov)

ThePhrase.id – Misi Artemis II menjadi tonggak penting dalam upaya manusia kembali menjelajahi orbit Bulan setelah lebih dari setengah abad. Di balik ambisi besar tersebut, terdapat sejumlah nama yang dipercaya mengemban misi bersejarah ini, salah satunya Christina Koch yang berasal dari Amerika Serikat.

Dari empat nama yang ditunjuk sebagai bagian dari kru Artemis II, Christina Koch menjadi satu-satunya astronaut perempuan. Keikutsertaannya dalam misi ini juga membuatnya menjadi perempuan pertama yang melakukan perjalanan melampaui orbit Bumi dan mengelilingi Bulan sepanjang sejarah manusia.

Meski sebelumnya sejumlah antariksawan perempuan lainnya telah tergabung dalam berbagai perjalanan ke luar angkasa, belum pernah ada perempuan yang pergi lebih jauh dari orbit rendah Bumi atau Low Earth Orbit selain Christina.

Bahkan, Christina dan seluruh kru dalam misi Artemis II juga mencatatkan sejarah baru, yakni mencapai jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dari Bumi. Jarak yang ditempuh adalah 406.771 km, memecahkan rekor Apollo 13 yang kala itu berhasil melakukan penerbangan 400.171 km dari Bumi.

Inspiratif  Christina Koch Jadi Astronaut Perempuan Pertama yang Terbang Mengelilingi Bulan
Christina Koch (kiri) dan kru Artemis II. (Foto: Instagram/nasa)

Dalam misi Artemis II, Christina mengemban posisi sebagai Ahli Misi 1. Sementara kru lainnya, yakni Reid Wiseman menduduki posisi sebagai komandan, Victor Glover memegang posisi sebagai pilot atau penerbang, dan Jeremy Hansen dari Kanada memiliki posisi sebagai Ahli Misi 2.

Tugasnya sebagai Ahli Misi 1 atau Mission Specialist 1 adalah mengelola dan menguji sistem-sistem penting pesawat, mengoperasikan dan menguji sistem pendukung kehidupan, mendukung eksperimen dan pengujian fisik kru, serta memastikan seluruh operasi misi berjalan dengan optimal.

Pasalnya, misi Artemis II ini merupakan penerbangan uji coba yang dilakukan untuk mendukung misi Artemis selanjutnya yang bertujuan untuk menerbangkan manusia ke permukaan Bulan. Maka dari itu, kru dalam misi Artemis II ini, terutama Christina, bertugas untuk menguji berbagai sistem dan juga pendukung kehidupan di pesawat.

Misi Artemis II memang menuntun Christina mencetak sejarah baru, tetapi sebelumnya ia telah menorehkan berbagai sejarah lainnya. Tercatat, perempuan kelahiran 29 Januari 1979 ini menjadi perempuan dengan durasi penerbangan luar angkasa tunggal terlama, yakni 328 hari di luar angkasa, serta turut berpartisipasi dalam spacewalk pertama yang seluruhnya dilakukan oleh perempuan.

Inspiratif  Christina Koch Jadi Astronaut Perempuan Pertama yang Terbang Mengelilingi Bulan
Christina Koch. (Foto: Instagram/astro_christina/Bill Ingalls)

Mampu mencapai berbagai milestones di bidang astronotika berarti Christina Koch bukanlah pemain baru di dunia ini. Ia telah berkecimpung dalam dunia sains dan eksplorasi antariksa sejak awal kariernya sebagai peneliti dan insinyur, jauh sebelum resmi menjadi astronaut.

Ketertarikannya pada sains telah terlihat sejak muda, yang kemudian membawanya menempuh pendidikan di bidang teknik. Ia meraih gelar sarjana di bidang Teknik Elektro dan Fisika dari North Carolina State University, serta melanjutkan studi magister di bidang Teknik Elektro di Johns Hopkins University.

Sebelum bergabung dengan NASA, Koch telah memiliki pengalaman luas sebagai insinyur dan peneliti di berbagai proyek ilmiah, termasuk di lingkungan ekstrem. Ia pernah terlibat dalam penelitian di Antartika serta misi di wilayah terpencil lainnya, yang menguji ketahanan fisik dan mental, dua hal penting bagi seorang astronaut.

Kariernya sebagai astronaut dimulai ketika ia terpilih sebagai bagian dari kelas astronaut NASA tahun 2013. Setelah menjalani pelatihan intensif selama beberapa tahun, pemilik nama lengkap Christina Hammock Koch ini akhirnya menjalankan misi luar angkasa pertamanya ke International Space Station pada 2019.

Inspiratif  Christina Koch Jadi Astronaut Perempuan Pertama yang Terbang Mengelilingi Bulan
Christina Koch. (Foto: nasa.gov)

Dalam misi tersebut, Koch menghabiskan total 328 hari di luar angkasa, menjadikannya pemegang rekor sebagai perempuan dengan durasi penerbangan luar angkasa tunggal terlama. Selama berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional, ia juga melakukan beberapa spacewalk, termasuk yang bersejarah sebagai all-female spacewalk pertama bersama astronaut lain.

Tak hanya itu, sepanjang misinya di ISS, ia terlibat dalam berbagai eksperimen ilmiah serta pengujian teknologi yang mendukung eksplorasi luar angkasa jangka panjang. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam perannya di misi-misi besar berikutnya.

Dengan rekam jejak panjang tersebut, keterlibatan Koch dalam Artemis II menjadi langkah lanjutan dalam kariernya sekaligus tonggak baru dalam sejarah eksplorasi manusia. Ia bukan hanya membawa pengalaman teknis, tetapi juga semangat representasi dan inspirasi bagi generasi perempuan di bidang sains dan teknologi. [rk]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic