auto

Jarang Disadari, Ini Bahaya Berkendara dengan Mobil Overload Saat Mudik

Penulis Rahma K
Feb 27, 2026
Ilustrasi mobil dengan muatan berlebih atau overload saat mudik. (Foto: Canva/pixelshot)
Ilustrasi mobil dengan muatan berlebih atau overload saat mudik. (Foto: Canva/pixelshot)

ThePhrase.id – Jarang masuk pertimbangan, tapi bahaya membawa barang berlebihan atau overload saat mudik dengan mobil pribadi bukan sekadar mitos belaka. Di tengah semangat pulang kampung, banyak pemudik yang tanpa sadar menumpuk barang sampai melebihi kapasitas kendaraan. 

Overload adalah kondisi yang terjadi ketika berat total muatan dalam mobil melebihi batas yang disarankan oleh pabrikan. Batas ini umumnya tercantum di buku servis atau stiker pada pintu kendaraan, dan dibuat berdasarkan kemampuan suspensi, rem, sistem kemudi, hingga struktur rangka mobil. 

Jika batas ini dilampaui karena barang bawaan yang terlalu banyak, terlebih mobil kemudian digunakan untuk perjalanan jarak jauh, sistem kendaraan yang didesain untuk beban normal berpotensi tak lagi bekerja optimal.

Dampak dari overload bukan sekadar soal "mobil jadi berat", tetapi berkaitan dengan keselamatan berkendara. Kendaraan yang terlalu berat menurunkan kinerja sistem pengereman, karena rem harus menahan energi kinetik yang jauh lebih besar daripada saat mobil normal. 

Tak hanya itu, muatan berlebih juga membuat komponen seperti ban, suspensi, dan poros roda bekerja di luar spesifikasi desainnya. Ban yang mendapatkan tekanan terus-menerus berisiko lebih cepat aus atau bahkan meledak di perjalanan, terutama saat musim panas dan ruas tol yang panjang. 

Di samping itu, dalam konteks mudik yang identik dengan perjalanan jauh, kondisi overload bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar dan membuat mobil bekerja lebih keras, sehingga panas mesin dan komponen lain lebih cepat naik. Pasalnya, ketika beban lebih besar, maka injakan pedal gas juga akan semakin dalam, yang memicu mesin bekerja ekstra dan menghabiskan bahan bakar lebih banyak.

Seluruh faktor tersebut juga ditambah faktor internal dari pengemudi yang harus fokus pada jalan, tetapi juga ditambah harus "melawan beban" yang membuat mobil lebih sulit dikendalikan.

Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan panjang untuk mudik menjelang hari Lebaran, penting untuk diingat bahwa membawa barang bawaan berlebih memiliki risiko yang membahayakan perjalanan.

Menimbang kapasitas muatan berdasarkan buku panduan kendaraan, menyebar beban secara merata, dan bila perlu memilih layanan pengiriman barang terpisah bisa jadi alternatif yang aman. Dengan begitu, mudik tak hanya jadi momen kumpul keluarga yang menyenangkan, tetapi juga perjalanan yang selamat sampai tujuan. [rk]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic