auto

Ketahui! Ini Risiko dan Bahaya Berkendara dengan Ban Gundul di Musim Hujan

Penulis Rahma K
Jan 12, 2024
Ilustrasi berkendara di musim hujan. (Foto: Canva Pro/Africa images)
Ilustrasi berkendara di musim hujan. (Foto: Canva Pro/Africa images)

ThePhrase.id – Dalam berkendara saat musim hujan di permukaan jalan yang licin dan basah, daya cengkeram yang prima pada ban kendaraan baik mobil maupun motor menjadi kunci utama keselamatan pengendara dan penumpang.

Daya cengkeram ban kendaraan bermotor berhubungan dengan kondisi tapak ban atau alur pada ban. Corak pada ban yang terlihat seperti spasi yang bolong memiliki fungsi tersendiri, yakni untuk menghadirkan gaya gesek ketika bersentuhan dengan jalan.

Ban yang telah digunakan untuk waktu yang lama, lambat laun akan kehilangan alur tersebut dan disebut juga dengan gundul, botak, atau aus. Jika tapak ban telah gundul, maka dapat menimbulkan potensi kehilangan daya cengkeram.

Selain itu, ketika daya cengkeram menurun, maka waktu pengereman yang dilakukan juga menjadi lebih panjang, membuat risiko terjadinya kehilangan kendali hingga terjadinya kecelakaan semakin tinggi.

Risiko kehilangan kendali juga dapat menjadi semakin besar jika ban yang gundul digunakan untuk berkendara di musim hujan. Pasalnya, ban gundul tak lagi dapat memberikan gaya gesek dan air yang menggenang di jalanan menjadi penghalang bagi ban untuk menapak langsung ke jalan.

Padahal, alur pada ban berfungsi untuk membuang air pada jalanan ketika berkontak dengan ban. Alur yang bolong tersebut menampung air dan membuangnya ke arah belakang, sehingga ban tetap dapat menapak pada jalanan.

Jika hal ini terjadi, maka kendaraan bisa 'terbang' di atas air dan membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang. Fenomena ini disebut juga dengan nama aquaplaning atau hydroplaning, dan lebih rentan terjadi di jalan bebas hambatan seperti tol di mana mobil dikendarai dengan kecepatan tinggi.

Akibat yang dapat terjadi pada kendaraan antara lain tergelincir, kehilangan kendali, hingga kecelakaan. Maka dari itu, penting untuk berkendara dengan hati-hati dan dengan kecepatan yang rendah ketika jalanan basah atau di tengah hujan.

Langkah lain yang dapat dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi ketika berkendara di musim hujan adalah memerhatikan kondisi ban. 

Pahami tanda-tanda jika ban mulai gundul, lakukan pemeriksaan rutin dan perhatikan tanda visualnya. Lakukan juga pengecekan kedalaman alur ban, kerusakan struktural, dan penggantian dengan tepat waktu. [rk]

 
Related News

Popular News

 

News Topic