
ThePhrase.id - Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) diduga menerima sejumlah uang usai bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta pada Senin (15/6).
Pertemuan itu dilakukan untuk bermediasi antara mahasiswa dengan Gibran usai melakukan demonstrasi menuntut perbaikan tata kelola pemerintahan salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) UBK Muhammad Abdi Maludin menjadi salah satu pihak yang menerima uang. Pengakuan Abdi itu disampaikan di hadapan mahasiswa UBK yang disiarkan secara live di TikTok pada Senin (22/6) malam.
"Saya ngaku salah dan mohon maaf kepada kalian semua," kata Abdi menjawab interogasi para mahasiswa lainnya.
Abdi mengungkapkan uang tersebut diberikan oleh pihak aparat kepolisian dengan disertai permintaan agar mahasiswa tidak kembali menggelar aksi demonstrasi di kawasan Istana dan DPR.
Tidak sendiri, Abdi mengaku beberapa pengurus BEM yang dipimpinnya turut menerima aliran uang tersebut, seperti Wakil Ketua BEM FH UBK Rafly Maulana Akbar, hingga Pujiono yang merupakan Ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBK.
Ada pun besaran uang yang diterima setiap orang berbeda-beda, mulai dari Rp2 juta hingga Rp2,5 juta. Sementara Abdi mengaku baru menerima 20 persen dari Rp300 juta yang dijanjikan.
"Terkait uang itu, memang saya terima. 20 persen," ujarnya.
BEM FH UBK lantas meminta pertanggungjawaban kepada Abdi dan pengurus yang menerima aliran uang tersebut, seperti bersedia mengundurkan diri dari kepengurusan BEM dan jabatan internal kampus.
Kemudian, Abdi juga dituntut membuat video pernyataan pengakuan telah menerima sejumlah uang, hingga membuat pernyataan tertulis yang berisi pengakuan kesalahan dengan membubuhkan tandatangan di atas materai.
Sebelumnya, sebanyak 15 perwakilan mahasiswa yang berdemonstrasi diberi waktu untuk bermediasi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres pada Senin (15/6) sore.
Dalam pertemuan itu, Gibran tampak mendengar dan mencatat sejumlah tuntutan yang disampaikan mahasiswa serta berjanji akan menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. (M Hafid)