
Thephrase.id - Dunia sepak bola Rusia dikejutkan dengan sebuah pengakuan yang mengungkap sisi lain dari kegagalan seorang pelatih asal Spanyol, Robert Moreno, saat menakhodai klub Rusia, Sochi, sebelum akhirnya ia diberhentikan pada September tahun lalu.
Mantan Direktur Jenderal Sochi, Andrei Orlov, baru-baru ini membuka tabir mengenai metode kerja Moreno yang ternyata sangat bergantung pada kecerdasan buatan sebagai nyawa dari perencanaan tim.
Alih-alih mengandalkan intuisi atau pengamatan manual secara tradisional, Moreno justru menjadikan ChatGPT sebagai pilar utama dalam menyusun program latihan hingga persiapan taktik setiap pertandingan.
Penggunaan teknologi ini meluas hingga ke urusan logistik yang sangat krusial, di mana Moreno disebutkan memercayakan perencanaan perjalanan tim sepenuhnya kepada arahan algoritma cerdas tersebut.
Salah satu momen yang paling menghebohkan terjadi ketika tim bersiap melakoni perjalanan tandang ke Khabarovsk, suatu rute yang dikenal sebagai salah satu perjalanan terjauh dan paling melelahkan di Liga Rusia.
"Robert mengatakan semuanya sudah direncanakan dengan ChatGPT," kenang Orlov saat menceritakan bagaimana Moreno begitu percaya diri menunjukkan rencana operasional tim yang diproses lewat aplikasi tersebut.
Ketegangan muncul saat manajemen memeriksa proposal jadwal itu dan menyadari bahwa instruksi dari ChatGPT nyaris membuat seluruh pemain terjaga tanpa tidur selama 28 jam tanpa henti.
Meski parameter aplikasi tersebut akhirnya diubah untuk mendapatkan jadwal yang lebih manusiawi, insiden ini meninggalkan kecemasan mendalam di internal klub mengenai besarnya dominasi AI dalam keputusan penting.
Bahkan dalam urusan krusial seperti bursa transfer, Moreno lebih memilih mendengarkan "saran" dari mesin dibandingkan sekadar melakukan pemantauan bakat secara konvensional.
Data statistik pemain incaran dari platform Wyscout dimasukkan ke dalam ChatGPT untuk kemudian disaring hingga muncul satu nama yang dianggap paling layak secara matematis oleh sistem.
"Ini adalah alat seperti yang lain, mengapa tidak menggunakannya? Tetapi bagi Moreno, GPT menjadi salah satu yang utama," ungkap Orlov yang membedakan antara bantuan teknologi dengan penyerahan otoritas penuh pada mesin.
Hasilnya, penyerang Artur Shushenachev pun didatangkan berdasarkan rekomendasi algoritma, suatu langkah yang secara langsung memengaruhi kebijakan belanja pemain klub musim panas itu.
Meski pemecatannya didasarkan pada performa buruk tim, gaya kepemimpinan Moreno yang sangat tidak biasa ini seolah menjadi simbol ketidakpercayaan manajemen terhadap kemampuannya memimpin tanpa alat bantu digital.