leader

Kisah Tak Gentar Lama Jamous, Jurnalis Cilik Berusia 9 Tahun yang Beritakan Kondisi Riil di Gaza

Penulis Rahma K
Jan 08, 2024
Lama Jamous. (Foto: Instagram/lama_jamous9)
Lama Jamous. (Foto: Instagram/lama_jamous9)

ThePhrase.id – Jurnalis menjadi profesi garda terdepan yang berjasa dalam menyebarluaskan berita tentang situasi terkini pada konflik antara Israel-Hamas yang tengah berlangsung di jalur Gaza, Palestina.

Salah satu jurnalis Palestina yang menyita perhatian dunia adalah Lama Abu Jamous. Ia merupakan jurnalis cilik yang masih berusia 9 tahun, namun berani memberitakan kondisi riil yang menimpa rakyat Palestina.

Ia mempublikasikan reportase lapangan yang dilakukannya melalui laman Instagramnya yang memiliki username @lama_jamous9. Akun tersebut memiliki pengikut dari seluruh dunia dengan jumlah yang fantastis, yakni 629 ribu.

Lama Abu Jamous sendiri merupakan salah satu dari anak Palestina yang terdampak konflik yang masih berlangsung ini. Ia dan keluarganya juga merupakan salah satu warga yang harus mengungsi ke Khan Yunis dan Rafah karena tempat tinggalnya tak lagi aman.

 

Usianya yang masih sangat muda tak menjadi batasan dalam berempati dan memiliki keinginan untuk tidak diam. Bahkan, karena ia merupakan bagian dari kelompok usia anak, ia justru ingin menunjukkan apa yang terjadi pada Palestina, pada anak-anak seumurannya yang terdampak konflik.

"Saya ingin menunjukkan dan memperjelas kepada dunia bahwa anak-anak Palestina sedang disiksa. Tidak ada makanan dan minuman. Mereka tidak punya apa-apa," ungkap Jamous.

Pada berbagai video yang diunggahnya, Jamous terlihat melakukan wawancara dengan berbagai orang yang terdampak serangan Israel. Lokasinya pun beragam, mulai dari rumah sakit hingga tempat penampungan. 

Ia tak hanya mengulik kisah kehancuran dan keputusasaan yang menimpa rakyat Palestina, tetapi juga tak lupa menekankan ketahanan, ketangguhan, dan harapan yang masih dipegang erat oleh orang-orang di sana.

 

Ia memberitakan kejadian di Gaza menggunakan bahasa Arab dan banyak pengikutnya yang dengan cepat memberikan terjemahan bahasa Inggris dan bahasa-bahasa lain di kolom komentar agar pesan yang disampaikan Jamous dapat menjangkau lebih banyak audiens.

Secara keseluruhan, pesan yang ia sampaikan jelas. Ia ingin perang dan konflik antara Israel-Hamas segera dihentikan agar masyarakat Gaza dan Palestina dapat kembali hidup dengan normal, layaknya manusia lain di berbagai belahan bumi.

Dikutip dari CNN, paman dari Lama Jamous yang bernama Ahmad mengatakan bahwa sejak konflik besar ini berlangsung, keluarganya menyadari bahwa anak tersebut memiliki sesuatu yang ingin dikatakan. Ia berinisiatif untuk membuat vlog, di mana ia menjelaskan tentang apa yang terjadi di Gaza.

Untuk itu, keluarganya memperbolehkan Jamous untuk melakukan apa yang ingin dilakukannya, yakni memberitakan apa yang terjadi di Gaza agar dunia menujukan perhatian pada wilayah konflik tersebut. [rk]

 
Related News

Popular News

 

News Topic