
ThePhrase.id – Dunia olahraga bulu tangkis dihebohkan oleh berita pensiunnya Viktor Axelsen, pebulu tangkis tunggal putra asal Denmark. Pemain legendaris ini mengumumkan secara resmi gantung raket lewat akun Instagram pribadinya pada Rabu (15/4) waktu setempat.
Viktor mengungkapkan bahwa cedera punggung yang ia derita menjadi alasan utamanya memutuskan pensiun. Sebelumnya, ia dan timnya telah mengusahakan berbagai cara agar dapat kembali berkompetisi, tetapi tubuhnya tak kunjung pulih.
"Hari ini bukanlah hari yang mudah bagi saya. Karena masalah punggung yang berulang, saya tidak lagi bisa berkompetisi dan berlatih di level tertinggi. Setelah menjalani operasi endoskopi, beberapa suntikan, mencoba metode latihan baru, perawatan, dan mencoba segala cara untuk bebas dari rasa sakit ini, saya disarankan untuk fokus pada kesehatan jangka panjang saya," tulisnya.
Atlet berusia 32 tahun itu menyatakan bahwa keputusan untuk mundur secara permanen sebagai pemain profesional bukanlah hal yang mudah untuk diambil. Ia juga mengalami kesulitan dalam menerima situasi ini, tetapi menurutnya, tubuhnya tak lagi mengizinkan dirinya untuk melanjutkan perjalanan.
Dalam pengumuman yang sama, ia menyampaikan kilas balik singkat tentang kariernya di olahraga yang membesarkan namanya. Viktor mengatakan, sejak hari pertama memegang raket, ia telah membulatkan tekadnya untuk menjadi pemain terbaik di dunia.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia memberikan segala yang dimilikinya. Ia juga mengategorikan dirinya sebagai pribadi yang keras pada dirinya sendiri untuk dapat menggapai impian tersebut.
Seluruh kerja kerasnya berbuah dengan manis. Ia tercatat sebagai salah satu pemain legenda badminton yang pernah ada, dengan segudang pencapaian dan prestasi yang tak bisa dilakukan oleh banyak atlet lainnya.
Viktor Axelsen adalah pemegang titel nomor 1 dunia peringkat BWF di nomor tunggal putra selama 183 minggu (hingga Agustus 2024). Prestasi ini menjadikannya atlet bulu tangkis ketiga dalam sejarah yang mampu bertahan di posisi nomor 1 paling lama.

Sepanjang kariernya, ia telah memenangkan setiap gelar utama di ajang World Tour Super 1000 atau level yang lebih tinggi, baik individu maupun beregu setidaknya satu kali, kecuali Piala Sudirman.
Ia juga pemegang titel juara BWF World Championships pada tahun 2017 dan 2022 yang membuatnya menjadi satu-satunya pemain putra non-Asia selain Thomas Lund (dari ganda campuran) yang meraih gelar ini dua kali.
Lebih lanjut, ia merupakan peraih medali emas Olimpiade dua kali berturut-turut pada Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024. Pencapaian ini membuatnya menjadi pemain tunggal putra bulu tangkis paling sukses dalam sejarah Olimpiade dan salah satu pemain bulu tangkis paling berprestasi dalam sejarah.
Dengan sederet prestasinya yang gemilang, Viktor disebut sebagai salah satu pebulu tangkis tersukses dalam sejarah. Maka dari itu, pengumuman pensiunnya sang atlet tak hanya terasa berat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi para penggemarnya dan juga pecinta olahraga bulu tangkis secara umum. [rk]