leader

Leonardo Dito Priyantono, Mahasiswa Unair yang Raih 3 Gelar di Usia 23 Tahun

Penulis Rahma K
Aug 14, 2023
Leonardo Dito Priyantono. (Foto: unair.ac.id)
Leonardo Dito Priyantono. (Foto: unair.ac.id)

ThePhrase.id – Kabar membanggakan datang dari putra bangsa. Leonardo Dito Priyantono namanya, ia adalah mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang berhasil meraih tiga gelar sekaligus pada usia yang masih tergolong muda, yakni 23 tahun. 

Sebelum berhasil meraih tiga gelar pada usia 23 tahun, pemuda yang akrab dengan panggilan Dito ini mengaku tidak menyangka bisa mendapat kesempatan meraih tiga gelar di usia yang sangat muda.

Pada awalnya, Dito yang merupakan mahasiswa D3 Perpajakan Unair angkatan 2018 berniat melanjutkan studinya ke jenjang S1. Tetapi, ia menemukan program Airlangga Global Engagement (AGE) yang bekerja sama dengan universitas di luar negeri. 

Lebih tepatnya dengan Asia University (AU) di Taiwan. Program kedua kampus ini memungkinkan mahasiswa Unair untuk mengambil program double degree dan lanjut ke S2 dengan waktu yang singkat, yakni dua tahun.

Sebelum yudisium di tahun 2021, Dito mengambil program double degree di S1 Akuntansi AU Taiwan. Kemudian, ia melanjutkan studinya ke jenjang S2 masih dalam lingkup yang sama, tetapi jurusan yang berbeda, yakni jurusan Bisnis Administrasi, di kampus yang sama.

Leonardo Dito Priyantono  Mahasiswa Unair yang Raih 3 Gelar di Usia 23 Tahun
Leonardo Dito Priyantono. (Foto: unair.ac.id)

"Sebetulnya awalnya berencana lanjut dari D3 ke S1. Tapi kebetulan saat itu ada program dari Airlangga Global Engagamenet (AGE), yaitu program Unair dengan AU. Jadi, bisa melanjutkan S2 dengan tenggat waktu dua tahun saja," ungkapnya, dilansir dari laman Unair.

Dito merupakan mahasiswa Fakultas Vokasi (FV) pertama yang lulus dari program kerja sama antara Unair dan AU dengan tiga gelar.

Motivasi Dito mengambil bidang ini dan mengambil tiga jurusan yang berbeda adalah untuk melangkah keluar dari zona nyamannya. Ia mengatakan ingin mengeksplorasi kemampuan dirinya serta ingin mengetahui berbagai perspektif yang bergerak dalam operasional bisnis. Maka dari itu, ketiga jenjang pada bidang studi yang diambilnya berbeda. 

Selama berkuliah di Taiwan, ia dipersiapkan untuk langsung terjun ke dunia kerja. Ia berencana untuk bekerja di Taiwan selama 5 hingga 10 tahun untuk mendapatkan pengalaman dan belajar untuk mengembangkan industri yang ada di Indonesia ketika kembali ke Tanah Air.

"Saya merkomendasikan teman-teman mahasiswa untuk jangan gampang berpuas diri. Harus memiliki gairah hidup. Caranya adalah dengan mencari banyak informasi agar bisa mengetahui potensi diri ap ayang bisa dieksploitasi," pesannya. [rk]

 
Related News

Popular News

 

News Topic