
ThePhrase.id - Gelaran Met Gala 2026 yang berlangsung pada 4 Mei 2026 diwarnai seruan boikot dari sejumlah pihak. Kritik mencuat setelah terungkap bahwa acara tersebut didukung oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos, bersama istrinya, Lauren Sánchez Bezos, sebagai sponsor utama.
Menjelang acara yang digelar di Metropolitan Museum of Art, sejumlah poster bernada protes bermunculan di berbagai titik sekitar lokasi. Poster-poster tersebut berisi ajakan boikot, dengan kritik yang menyinggung dugaan eksploitasi pekerja hingga keterkaitan Amazon dengan kebijakan imigrasi di Amerika Serikat. Melansir The Guardian.com, aksi ini digagas oleh kelompok aktivis asal Inggris, Everyone Hates Elon, yang dikenal vokal terhadap para miliarder.
Keterlibatan Bezos sebagai penyumbang dana utama bagi Costume Institute memicu spekulasi bahwa ia tengah memperluas pengaruhnya di industri mode. Bahkan, beredar rumor bahwa Bezos tertarik mengakuisisi Condé Nast, perusahaan induk majalah Vogue yang selama ini menjadi penyelenggara utama Met Gala.
Di sisi lain, Anna Wintour selaku sosok di balik Met Gala sejak 1995 membela keterlibatan pasangan tersebut. Ia menilai Lauren Sánchez Bezos sebagai figur yang memiliki kecintaan terhadap dunia mode dan diyakini mampu memberikan kontribusi positif bagi museum. Dukungan dari sponsor besar seperti Bezos juga dianggap krusial untuk menjaga keberlangsungan acara yang pada dasarnya merupakan ajang penggalangan dana bagi museum.
Met Gala 2026 digelar sebagai pembuka pameran bertema “Costume Art”. Kurator Andrew Bolton menjelaskan bahwa tema ini mengeksplorasi relasi antara tubuh dan busana, sekaligus menyoroti keberagaman representasi dalam dunia mode. Pameran tersebut akan menampilkan ratusan karya, mulai dari busana hingga instalasi seni yang merefleksikan berbagai bentuk tubuh dan identitas.
Sejumlah nama besar dijadwalkan hadir sebagai co-chair, di antaranya Beyoncé, Nicole Kidman, dan Venus Williams. [nadira]