
ThePhrase.id – Aksi kriminal yang makin marak terjadi di ibu kota menyita perhatian khusus dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kini, TNI melalui Kodam Jaya dari satuan batalyon tempur turut turun tangan membantu pihak kepolisian memberantas begal di wilayah Jakarta.
Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh. Noor Iskak mengatakan TNI telah menurunkan sejumlah personel untuk mendukung patroli bersama aparat kepolisian.
"Kami sudah melaksanakan patroli bersama mulai dari tingkat bawah. Nah, satuan-satuan yang kami libatkan selain dari satuan kewilayahan Koramil, Kodim kami juga melibatkan satuan batalyon tempur," jelas Iskak pada konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/5).
Lebih lanjut, Iskak menjelaskan bahwa keterlibatan TNI bertujuan untuk mendukung pengamanan ibu kota bersama Tim Pemburu Begal yang telah dibentuk oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
Pasalnya, kondisi keamanan sebuah wilayah dinilai sebagai tanggung jawab bersama antara kepolisian dan TNI. Namun, Iskak turut menegaskan bahwa kewenangan penegakan hukum tetap berada di pihak kepolisian.
"Sehingga kehadiran aparat di tengah-tengah masyarakat harapannya adalah bisa memberikan rasa aman dan sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat," jelasnya.
Senada dengan penjelasan Iskak, Panglima Kodam Jaya Letnan Jenderal Deddy Suryadi menjelaskan bahwa pelibatan jajarannya dalam pemburuan begal di wilayah Jakarta bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Karena menurutnya, aksi begal di Jakarta semakin marak dan membuat warga resah.
"Kami ingin masyarakat merasa aman dalam beraktivitas, terutama pada malam maupun di wilayah yang dianggap rawan," ungkapnya, Minggu (24/5), dikutip dari tempo.co.
Deddy turut mengungkapkan bahwa TNI tidak akan tinggal diam melihat kondisi keamanan wilayah yang marak akan aksi begal seperti saat ini. Maka dari itu, sinergi antara TNI dan Polri, serta masyarakat dinilai menjadi kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Namun, Deddy menegaskan bahwa dalam penindakan pelaku begal, pendekatan akan tetap diprioritaskan untuk menjaga situasi keamanan. Tujuannya adalah agar tidak menciptakan keresahan baru bagi masyarakat. [rk]