
ThePhrase.id – Bulan Ramadan sering kali jadi momen ketika waktu terasa berjalan lebih cepat, terutama bagi pekerja kantoran, orang tua yang harus menyiapkan sahur untuk keluarga, atau siapa pun yang tetap beraktivitas padat sepanjang hari. Di tengah keterbatasan waktu makan, menyiapkan menu harian bisa terasa melelahkan jika dilakukan setiap hari dari nol.
Karena itu, konsep meal prep atau menyiapkan bahan dan makanan lebih awal semakin banyak dipilih sebagai solusi yang praktis. Selain membantu menghemat waktu memasak di hari kerja, cara ini juga bisa mengurangi stres dalam menentukan menu harian serta menjaga pola makan tetap teratur.
Melakukan meal prep selama Ramadan memberi beberapa keuntungan sekaligus. Selain menghemat waktu dan tenaga, perencanaan menu membantu memastikan kebutuhan gizi saat sahur dan berbuka tetap terpenuhi agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.
Di sisi lain, kebiasaan menyiapkan makanan di rumah juga dapat menekan pengeluaran, mengurangi ketergantungan pada makanan cepat saji, serta menjaga porsi makan lebih terkontrol.
Agar meal prep benar-benar terasa membantu, simak beberapa langkah sederhana ini bisa dicoba dan menjadi tips:
Beberapa pilihan menu yang relatif tahan simpan dan mudah dipanaskan ulang adalah seperti ayam atau ikan berbumbu, tumisan sayur sederhana, sup berkuah, serta sumber karbohidrat seperti nasi atau kentang. Menu berkuah dan kaya serat juga membantu menjaga hidrasi serta kesehatan pencernaan selama puasa.
Kunci utama meal prep adalah menjaga rutinitas tetap realistis. Pilih resep sederhana, tentukan satu hari khusus di akhir pekan untuk menyiapkan bahan, dan tetap beri ruang untuk sesekali makan di luar. Penyimpanan yang higienis dan pencatatan tanggal juga penting agar makanan tetap aman dikonsumsi.
Dengan persiapan yang matang, Ramadan bisa dijalani lebih tenang tanpa terburu-buru di dapur, tetap sehat, dan lebih efisien serta sat-set setiap hari. [rk]