Memasak Sehat dengan Minyak Zaitun

- Advertisement -spot_img

Thephrase.id – Memasak sehat dengan menggunakan minyak zaitun kini semakin digandrungi ibu-ibu muda di perkotaan. Harganya memang lebih mahal dari minyak sawit biasa, untuk membelinya juga harus mencari ke supermaret.  Namun, minyak zaitun tetap dipilih oleh ibu-ibu perkotaan untuk memasak karena kaya akan manfaat dan lebih menyehatkan daripada minyak sawit.

Minyak sawit memiliki lemak jenuh yang jauh lebih tinggi daripada minyak zaitun, sedangkan minyak zaitun sangat minim lemak jenuh dan memiliki segudang manfaat.

Minyak zaitun terbagi menjadi tiga varian yakni extra virgin, virgin, dan refined. Pembedaan ini ada karena proses pembuatannya. Extra virgin dan virgin adalah minyak zaitun yang unrefined atau hanya diekstrak saja dari buahnya dan tidak mengalami proses lain atau pun ditambah bahan kimia. Bedanya, minyak zaitun extra virgin hanya diekstrak satu kali, sedangkan minyak zaitun virgin diekstrak dua kali.

Varian minyak zaitun. (Foto: worldwide.borges.es)

Varian extra vrgin dan virgin ini memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah yakni 0,8% dan 1,5-2%, dan memiliki titik asap yang sangat rendah sehingga lebih cocok untuk digunakan sebagai dressing salad atau olahan lain yang tidak digunakan diatas kompor. Meski begitu, menggunakan kedua varian minyak zaitun ini untuk menggoreng juga tidak dilarang.

Sebaliknya, minyak zaitun refined lebih cocok digunakan untuk menggoreng atau memanggang karena memiliki titik asap yang tinggi. Namun, minyak zaitun refined telah mengalami proses pemanasan dan pencampuran dengan zat kimia, sehingga memiliki lemak jenuh yang lebih tinggi yakni sekitar 4%.

Ketiga jenis minyak zaitun ini memiliki tingkat lemak jenuh yang jauh lebih sedikit dari minyak sawit, sehingga banyak digunakan oleh para ibu-ibu sebagai alternatif dari minyak sawit. Lalu selain tingkat lemak jenuh yang rendah, apa manfaat minyak zaitun bagi tubuh?

  1. Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Jantung dan Menurunkan Kolesterol
Ilustrasi sakit jantung. (Foto: pixabay.com)

Kandungan lemak jenuh yang rendah menjadi salah satu faktor mendukung minyak zaitun dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, kandungan antioksidan yang dimilikinya juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

  1. Mencegah Penyakit Diabetes
(Foto: pixabay.com)

Minyak zaitun dapat meningkatkan efektivitas insulin dalam tubuh sehingga dapat mengurangi risiko diabetes, terutama diabetes tipe 2 yaitu penyakit yang menyebabkan tubuh sulit mengatur kadar gula dalam darah sehingga menyebabkan kelelahan hingga kerusakan saraf.

  1. Baik untuk Kesehatan Otak
Ilustrasi otak. (Foto: freepik.com)

Kesehatan otak perlu dijaga agar terhindar dari penyakit-penyakit seperti alzheimer dan dimensia. Kandungan nutrisi dan kandungan-kandungan seperti antioksidan dan antiradang yang terdapat di minyak zaitun dapat membantu menjaga otak dan membantu mengurangi membersihkan otak dari senyawa yang memakan sel-sel otak.

  1. Mengurangi Risiko Terkena Kanker
Ilustrasi sel kanker. (Foto: unsplash.com)

Minyak zaitun memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, sedangkan antioksidan diketahui dapat mengurangi pertumbuhan sel abnormal atau sel yang rusak akibat radikal bebas. Antioksidan juga dapat mencegah pertumbuhan sel penyebab kanker.

  1. Mengontrol Tekanan Darah
Ilustrasi sel darah. (Foto: pixabay.com)

Kandungan-kandungan seperti antioksidan, asam lemak, dalam minyak zaitun menurut penelitian dapat mengontrol tekanan darah dan mengurangi peradangan di pembuluh darah. Kandungan lain di dalamnya seperti omega 3, 6, dan 9 juga dipercaya dapat memperlancar alirah darah.

Selain manfaat untuk dikonsumsi, minyak zaitun juga memiliki sederet manfaat untuk kecantikan apabila digunakan secara langsung  seperti mempertebal rambut dan alis, serta melembabkan kulit.  [rk]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you