
ThePhrase.id – Seiring perkembangan desain dan teknologi otomotif, mobil modern kini tak hanya dituntut tampil menarik, tetapi juga semakin mengedepankan aspek keselamatan. Berbagai fitur pun disematkan untuk mendukung hal tersebut, termasuk Daytime Running Light.
Daytime Running Light atau yang lebih dikenal dengan singkatannya, DRL merupakan fitur lampu yang kini telah disematkan pada berbagai mobil keluaran baru. Lampu ini menyala secara otomatis ketika mesin kendaraan dihidupkan, dan seperti namanya, penggunaannya adalah untuk di siang hari.
Dilansir dari laman Wuling, DRL berfungsi untuk meningkatkan visibilitas kendaraan agar lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain. Lampu ini umumnya memancarkan cahaya putih dengan intensitas yang tidak seterang lampu utama, karena tujuan utamanya bukan untuk menerangi jalan seperti lampu utama atau headlamp, tetapi untuk menandai keberadaan kendaraan.
Ketika hari mulai gelap seperti pada sore menjelang malam hari, dan pengemudi mulai menyalakan lampu utama, maka DRL akan meredup atau mati secara otomatis agar tidak menimbulkan silau bagi pengguna jalan lain.
Keberadaan DRL memiliki peran penting dalam aspek keselamatan berkendara. Sejumlah studi internasional menunjukkan bahwa kendaraan yang dilengkapi DRL lebih cepat terdeteksi oleh pengemudi lain, pejalan kaki, maupun pesepeda, sehingga potensi kecelakaan dapat ditekan.
Mengutip laman resmi Wuling, studi dari Committee for Risk Assessment (RAC) di Eropa menunjukkan bahwa DRL mampu menurunkan angka kecelakaan karena kendaraan menjadi lebih mudah dilihat. Pengemudi juga tak perlu menyalakan lampu utama apabila hari masih terang.
Meski pada siang hari cahaya alami cenderung dapat menerangi apa pun yang ada di jalan, tetapi kondisi cahaya yang berubah-ubah seperti saat cuaca mendung, berkendara di area dengan banyak bayangan, atau di persimpangan jalan yang padat, membuat fitur ini menjadi relevan.
Selain meningkatkan keselamatan, DRL juga unggul dari sisi efisiensi energi. Sebagian besar DRL modern menggunakan teknologi LED yang membutuhkan daya listrik lebih rendah dibandingkan lampu konvensional.
Di luar fungsionalitasnya, DRL juga berkontribusi pada penambahan nilai estetika kendaraan. Tak sedikit pabrikan yang memanfaatkan desain DRL sebagai identitas visual, terutama pada fasad depan mobil. Berbagai model DRL juga memberikan kesan futuristik, sehingga meningkatkan daya tarik tampilan mobil secara keseluruhan. [rk]