Mengapa Tuas Transmisi Matik Ada yang Lurus dan Zig-Zag? Ini Penjelasannya

- Advertisement -spot_img

ThePhrase.id – Para mengguna mobil matik pasti sudah tak asing dengan tuas transmisi yang menggunakan huruf dan angka seperti P-R-N-D-2/S-1/L. Namun, sadarkah bahwa tuas transmisi matik tersebut ada yang posisinya lurus dan zig-zag?

Di luar posisinya yang berbeda, secara fungsi tentu saja keduanya memiliki fungsi yang sama yakni untuk memindahkan tuas transmisi. Tetapi, apa sebenarnya yang membuat pabrikan otomotif membuat dua posisi yang berbeda ini?

Dari sisi keamanan, transmisi otomatis dengan model zig-zag dinilai lebih aman. Hal ini dikarenakan seperti namanya, polanya adalah zig-zag. Yang mana berarti pengendara tak akan salah memindahkan tuas karena harus mengikuti pola yang ada.

Tuas transmisi zigzag. (Foto: naijauto.com)

Dilansir dari laman Auto2000, transmisi dengan pola zig-zag ini juga dinilai lebih aman untuk digunakan pengendara pemula yang baru mengemudikan mobil matik. Dengan tuas model bertahap, pengemudi pemula tersebut akan lebih sadar ketika memindah tuas satu ke yang lainnya.

Selain itu, pola ini juga memiliki kemungkinan yang kecil untuk tergeser jika tidak sengaja tersenggol. Maka dari itu, disarankan untuk digunakan para pengendara pemula, terutama yang pemula dalam mengendarakan mobil matik.

Di sisi lain, pada tuas transmisi dengan model lurus dikatakan lebih mudah untuk dioperasikan karena pergerakan yang dibutuhkan hanya vertikal ke atas dan ke bawah.

Namun, karena kemudahan tersebut, kemungkinan posisi tuas tergeser apabila tersenggol tangan maupun kaki lebih besar. Berbeda dengan model zig-zag yang perlu mengikuti pola zig-zag yang tersedia.

Tuas transmisi model lurus. (Foto: freepik/standret)

Meski demikian, kini pabrikan otomotif telah melengkapi tuas perseneling model lurus dengan sistem kunci untuk mencegah terjadinya kesalahan saat memindah gigi atau kemungkinan tersenggol.

Sebelum memindahkan tuas, pengemudi perlu menginjak pedal rem untuk dapat ‘membuka’ kuncian pada tuas tersebut. Ini umumnya harus dilakukan ketika pengemudi ingin memindahkan tuas dari posisi Parking (P) ke posisi di bawahnya seperti R, N, atau D.

Dengan adanya sistem kunci ini, maka dibutuhkan biaya yang lebih untuk memproduksinya. Maka dari itu, mobil matik yang menggunakan tuas transmisi lurus akan memiliki harga yang lebih tinggi dari mobil matik yang menggunakan model zig-zag.

Di luar perbedaan-perbedaan tersebut, semuanya kembali kepada pembeli karena fungsi dasarnya sama. Jika menginginkan perpindahan transmisi yang lebih halus, pilihlah model yang lurus. Tetapi jika ingin perpindahan transmisi yang dirasa lebih aman, bisa mememilih model zig-zag. [rk]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you