lifestyle

Mengenal Nesting pada Ibu Hamil, Dorongan Bersih-Bersih Jelang Melahirkan

Penulis Rahma K
Feb 01, 2026
Ilustrasi nesting. (Foto: Freepik/lookstudio)
Ilustrasi nesting. (Foto: Freepik/lookstudio)

ThePhrase.id – Pernah dengar istilah nesting dalam kehamilan? Istilah nesting merujuk pada dorongan kuat yang dialami sebagian ibu hamil untuk membersihkan, menata, atau mempersiapkan rumah secara intens di beberapa minggu akhir kehamilan atau menjelang persalinan.

Dalam konteks kehamilan, nesting dimaknai sebagai respons alami calon ibu untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi bayinya. Fenomena ini bukan sekadar tren di media sosial, melainkan telah lama dibahas dalam literatur psikologi dan kesehatan ibu.

Beberapa ciri ibu hamil yang mengalami nesting antara lain dorongan kuat untuk membersihkan rumah secara lebih sering, berbelanja kebutuhan bayi, menata ulang barang di rumah atau kamar bayi, hingga merencanakan kebutuhan perawatan anak sebagai persiapan menyambut kelahiran.

Secara sederhana, nesting adalah perubahan perilaku yang ditandai dengan meningkatnya energi dan motivasi untuk "bersarang", seperti arti dari istilah nesting itu sendiri. Nesting juga didasarkan oleh motivasi besar yang dirasakan ibu hamil untuk melindungi bayi dengan mempersiapkan lingkungan rumah yang bersih dan nyaman.

Perubahan perilaku selama kehamilan ini berkaitan dengan perubahan hormonal dan psikologis yang dialami ibu hamil. Selain faktor hormon, nesting juga dipengaruhi aspek emosional. Pasalnya, seperti diketahui, kehamilan adalah sebuah fase transisi besar dalam kehidupan seseorang. 

Mengenal Nesting pada Ibu Hamil  Dorongan Bersih Bersih Jelang Melahirkan
Ilustrasi nesting. (Foto: Freepik/pvproductions)

Maka dari itu, rasa antisipasi, kecemasan, dan juga tanggung jawab baru yang akan hadir dalam hidup bersama bayi dapat menggerakkan ibu hamil untuk mencari kontrol, salah satunya melalui aktivitas merapikan rumah.

Kendati demikian, tidak semua ibu hamil mengalami nesting. Dilansir dari Klikdokter, psikolog Gracia Ivonika, M.Psi., menyebut nesting merupakan fenomena yang umum terjadi selama kehamilan, tetapi tidak dialami oleh semua ibu hamil.

"Meski begitu, tidak semua ibu hamil akan mengalaminya. Hanya beberapa saja yang mengalami nesting saat hamil," jelas Gracia.

Sebagian mungkin merasakan peningkatan energi yang signifikan, sementara yang lain justru tetap merasa lelah hingga mendekati hari persalinan. Tak merasakan nesting bukan berarti tidak normal, karena pada dasarnya setiap individu memiliki respons yang berbeda-beda terhadap berbagai hal, termasuk kehamilan.

Yang perlu diperhatikan adalah, dorongan nesting sebaiknya tetap dijalani secara aman. Ibu hamil diimbau untuk tidak memaksakan aktivitas fisik berat, seperti mengangkat barang besar atau membersihkan area berisiko. 

Jika dorongan untuk membersihkan atau mengatur rumah terasa berlebihan hingga memicu stres atau kelelahan ekstrem, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau profesional kesehatan mental. [rk]

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic