
ThePhrase.id – Serial Bridgerton yang populer baru-baru ini merilis musim keempatnya. Lebih tepatnya pada 29 Januari untuk bagian pertama, serta 26 Februari untuk bagian keduanya. Di musim kali ini, Yerin Ha menjadi sang pemeran utama wanita yang memainkan karakter Sophie Baek.
Sebagai catatan, setiap musim dari Bridgerton memiliki pemeran utama yang berbeda-beda. Kemunculan Yerin sebagai pemeran utama wanita di musim keempat ini sontak membuat sosoknya melejit di kancah internasional.
Perannya sebagai Sophie Baek mendapatkan respons yang positif dari penonton, tercermin dari jumlah viewers yang sangat tinggi. Tercatat, Bridgerton musim keempat telah diputar 39,7 juta kali dalam pekan pertamanya tayang.
Cerita dari Bridgerton kali ini terinspirasi dari kisah Cinderella. Dalam karya ini, Sophie Baek digambarkan sebagai sang "Cinderella" yang perannya hanya sebatas pelayan kelas bawah. Namun, ia bertemu dengan seorang laki-laki yang kemudian menjadi pujaan hatinya, tetapi berasal dari status sosial yang berbeda jauh darinya.

Dengan alur cerita yang telah familier dengan banyak penonton dunia, tetapi dengan twist tersendiri di jagat Bridgerton, maka tak heran bila keterlibatan Yerin Ha sebagai Sophie Baek di serial ini menjadi daya tarik tersendiri.
Karya ini juga menjadi langkah besar dalam perjalanan karier Yerin Ha sebagai aktris di industri hiburan global. Seperti apa jejak kariernya sebelum membintangi Bridgertonseason 4? Yuk simak profil sang aktris!
Yerin Ha adalah aktris kelahiran Sydney, Australia, 16 Januari 1998. Ia berdarah Korea Selatan dari kedua orang tuanya, tetapi berkewarganegaraan Australia. Yerin adalah cucu dari aktris senior dan politisi Son Sook yang terkenal di Korea Selatan.
Meski ia lahir dan besar di Australia, Yerin menempuh studi SMA-nya di Korea Selatan, lebih tepatnya di Kaywon High School of Arts untuk mengejar cita-citanya sejak kecil sebagai aktris. Saat itu, ia berpikir bahwa sulit untuk memasuki industri perfilman di Australia, karena hanya ada sedikit aktris dari Australia yang beretnis Asia. Dengan demikian, ia memutuskan untuk memulainya di Korea Selatan.

Namun, setelah tiga tahun bersekolah di Seoul, ia kembali ke Australia untuk melanjutkan studinya di National Institute of Dramatic Art (NIDA) di Sydney pada jurusan Musical Theatre. Ia lulus dengan gelar Bachelor of Fine Arts pada tahun 2018.
Pasca lulus kuliah, Yerin memulai kariernya di dunia seni peran pada tahun 2019. Karena latar belakangnya di teater musikal, ia terlebih dahulu tampil di panggung Roslyn Packer Theatre di Sydney pada pertunjukan Lord of the Flies (2019).
Setelah itu, ia mendapatkan peran di serial televisi pertamanya, Reef Break (2019) yang merupakan produksi Amerika Serikat dan Prancis. Masih di tahun yang sama, Yerin diumumkan mendapatkan peran di produksi televisi garapan Steven Spielberg yang berjudul Halo. Serial ini kemudian tayang pada tahun 2022-2024 dan ia berperan sebagai salah satu pemeran utamanya yang bernama Kwan Ha.
Karya lain yang dibintanginya adalah serial Troppo (2022) sebagai bagian dari pemeran utama, film Sissy (2022), dan serial Bad Behaviour (2023) sebagai bagian dari pemeran utama. Ketiga judul tersebut merupakan karya garapan Australia.

Mulai dikenal dan masuk dalam radar industri hiburan global, Yerin kemudian mendapatkan peran di serial Dune: Prophecy (2024), sebuah karya prekuel dari film Dune (2021) dan Dune: Part Two (2024) yang dibintangi oleh Timothée Chalamet dan Zendaya.
Karya lain yang dipernakan oleh Yerin sebelum tampil di Bridgerton season 4 (2026) adalah serial Australia yang berjudul The Survivors (2025) sebagai pemeran utamanya, yaitu Mia Chang. Serial ini tayang di Netflix dan membantu mendorong namanya di panggung global.
Di tahun 2025, Yerin Ha kembali tampil di pertunjukan teater, yakni The Maids yang ditampilkan di Donmar Warehouse. Perannya dalam pertunjukan ini membuatnya masuk dalam nominasi WhatsOnStage Awards 2026. [rk]