auto

Mobil Listrik DFSK Gelora E Produksi Banten Diuji Coba Menjadi Moda Transportasi di Bandara Halim

Penulis Rahma K
Sep 15, 2023
DFSK Gelora E diuji coba di Bandara Halim. (Foto: istimewa)
DFSK Gelora E diuji coba di Bandara Halim. (Foto: istimewa)

ThePhrase.id – Brand otomotif DFSK bekerja sama dengan Evista sebagai operator transportasi di Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Jakarta untuk melakukan uji coba pelayanan moda transportasi listrik menggunakan unit DFSK Gelora E.

Kerja sama uji coba ini dilakukan untuk melayani mobilitas bandara, khususnya dalam mengantarkan para penumpang dari Bandara Halim ke berbagai tujuan di Jabodetabek. 

Sebagai informasi, Evista merupakan jasa pelayanan transportasi listrik pertama dan satu-satunya di Indonesia yang keseluruhan armadanya menggunakan mobil listrik. Saat ini, Evista baru beroperasi di Bandara Halim Perdanakusuma untuk melayani penumpang ke area Jabodetabek.

Sedangkan, DFSK Gelora E adalah kendaraan niaga berbasis listrik pertama di Indonesia yang telah dikenal oleh masyarakat. Mobil ini familier akan fungsionalitasnya dalam mendukung mobilitas berkelanjutan di berbagai sektor.

Bandara Halim Perdanakusuma merupakan salah satu gerbang kedatangan di DKI Jakarta yang ramai digunakan oleh masyarakat. Rata-rata kunjungan penumpangnya mencapai 6.000 hingga 7.000 orang per hari.

"Kami melihat bahwa DFSK Gelora E menawarkan efisiensi sebagai sebuah kendaraan, kenyamanan penumpang selama perjalanan, serta ruang bagasi yang besar untuk memuat berbagai barang penumpang yang baru turun dari pesawat. Sehingga kami pun kini memulai uji coba DFSK Gelora E di Bandara Halim," ujar CEO & Founder Evista, Erlang Hadiwiguna.

Mobil Listrik DFSK Gelora E Produksi Banten Diuji Coba Menjadi Moda Transportasi di Bandara Halim
DFSK Gelora E diuji coba di Bandara Halim. (Foto: istimewa)

Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi mengatakan pihaknya sangat terbuka dengan berbagai peluang-peluang pemanfaat DFSK Gelora E untuk pelayanan transportasi kendaran listrik di bandara.

"Sekali lagi, DFSK Gelora E menunjukkan kemampuannya dalam menghadirkan mobilitas yang ramah lingkungan untuk menunjang berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat di Indonesia. Kami tentu sangat terbuka dengan berbagai peluang-peluang pemanfaatan kendaraan listrik untuk memenuhi mobilitas masyarakat yang beragam, termasuk pemanfaatan DFSK Gelora E sebagai pelayanan transportasi kendaraan listrik di Bandara Halim," ungkap Achmad.

Spesifikasi DFSK Gelora E

Seluruh unit DFSK Gelora E yang digunakan dalam kerja sama uji coba ini adalah hasil produksi pabrik di dalam negeri, lebih tepatnya di Cikande, Serang, Banten yang telah mengadopsi berbagai teknologi produksi terkini dan modern.

Mobil niaga ini dibekali dengan baterai Lithium-ion berkapasitas 42 kWh yang sanggup menyuplai energi pada mobil sejauh 300 kilometer. Namun, pengisian dayanya tidak memerlukan waktu yang lama, yakni hanya 80 menit dari 20 hingga 80 persen dengan fast charging.

DFSK juga telah melengkapi mobil ini dengan keamanan baterai agar penumpang dapat berkendara dengan tenang dan nyaman. Gelora E mengadopsi langkah-langkah perlindungan seperti perlindungan isolasi, perlindungan tegangan tinggi, tahan debu dan air (hingga standar IP67), dan sistem perlindungan baterai yang ketat untuk memastikan keamanan baterai.

Terkait dimensinya, mobil ini tercatat memiliki panjang 4.500 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 2.000 mm. Dengan dimensi ini, Gelora E memiliki kabin yang luas dan lapang, cocok untuk mengangkut banyak orang dan juga barang bawaan. [rk]

 
Related News

Popular News

 

News Topic