
ThePhrase.id – Musim mudik telah tiba! Banyak dari masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan mudik akan meninggalkan kendaraan di rumah mereka, termasuk motor listrik. Namun, perlu diketahui bahwa terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan ketika meninggalkan motor listrik di rumah selama beberapa hari.
Agar motor listrik tetap aman ketika ditinggal dan dalam kondisi optimal saat kembali digunakan setelah libur Lebaran usai, simak beberapa tips dari Polytron tentang langkah yang harus dilakukan berikut ini!
Sebelum meninggalkan motor listrik dalam beberapa hari hingga minggu, langkah yang masih jarang diketahui pemilik kendaraan listrik adalah untuk mengisi daya kendaraan mereka. Polytron menyarankan untuk meninggalkan motor listrik dalam keadaan baterai terisi sekitar 50 persen dari kapasitas. Tujuannya adalah untuk menjaga kesehatan baterai selama kendaraan tidak digunakan.
Kedua, sepele tetapi ternyata perlu dilakukan, pastikan motor diparkir menggunakan standar tengah ketika ditinggal. Alasannya adalah agar kendaraan lebih stabil dan aman karena motor listrik memiliki titik berat yang berbeda dari motor bensin. Standar tengah memberikan fondasi yang lebih stabil, dan meminimalkan risiko untuk jatuh apabila terjadi senggolan atau gempa kecil.
MCB (Miniature Circuit Breaker) umumnya hanya perlu dimatikan apabila motor listrik ditinggal dalam waktu yang sangat lama. Maka dari itu, Polytron memberikan saran agar tidak perlu mematikan MCB apabila perjalanan mudik hanya berlangsung sekitar satu hingga dua minggu. Dengan sistem yang tetap aktif, maka pengguna dapat memantau dan melacak posisi kendaraan lewat sinyal GPS pada aplikasi. Hal ini dapat memudahkan pengecekan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.
Hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah memastikan tekanan ban dalam kondisi ideal sebelum motor listrik ditinggalkan. Tujuannya adalah mencegah berkurangnya tekanan udara dan menghindari kerusakan velg, serta memastikan motor listrik dapat langsung digunakan setelah kembali ke rumah.
Sebagai pengamanan ekstra, pemilik motor listrik dapat menambahkan kunci ganda seperti kunci cakram atau rantai yang dipasang di roda depan. Selain untuk mencegah pencurian yang rawan ketika rumah ditinggal dalam keadaan kosong, memasang kunci ganda juga lebih memberikan ketenangan pikiran kepada pemiliknya.
Motor listrik terkini dari berbagai merek telah dilengkapi dengan fitur alarm yang canggih. Untuk menambah tingkat keamanan saat motor listrik ditinggalkan dan meminimalkan percobaan pencurian pada kendaraan, pastikan fitur alarm pada sistem keyless diaktifkan. Jika alarm sensor terpicu, pemilik kendaraan akan menerima pemberitahuan langsung pada smartphone yang terhubung, sehingga dapat melakukan langkah selanjutnya apabila diperlukan. [rk]