auto

Mudik Aman dan Tenang! Ini Nomor Telepon Penting yang Wajib Dicatat Pemudik Jalur Darat

Penulis Rahma K
Mar 26, 2026
Ilustrasi jalan tol. (Foto: jasamarga.com)
Ilustrasi jalan tol. (Foto: jasamarga.com)

ThePhrase.id – Mudik dan kembali ke kota perantauan dalam momen Lebaran membutuhkan sejumlah persiapan. Tak hanya mempersiapkan diri dan kendaraan, ketika memilih untuk menempuh jalur darat, pemudik juga harus mencatat sejumlah nomor penting apabila terjadi keadaan darurat.

Dalam berkendara menggunakan kendaraan pribadi melalui jalan tol, terdapat berbagai situasi tak terduga yang dapat terjadi. Untuk itu, pemudik perlu mengetahui nomor telepon penting yang harus dihubungi apabila terjadi hal yang tak diinginkan tersebut.

Berikut daftar nomor telepon penting dan darurat yang wajib dicatat oleh pemudik:

  • Nomor Darurat: 112
  • Kepolisian: 110
  • Ambulans: 118 atau 119
  • Pemadam Kebakaran: 113
  • Posko Bencana Alam: 129
  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB): 117
  • Basarnas: 115
  • Jasa Marga: 14080
  • Layanan BBM Pertamina: 135
  • Kementerian Perhubungan: 151
  • Kementerian PU: 158
  • PLN: 123
  • Layanan Informasi Jalan Tol: 0813-8006-8000
  • Pusat Krisis Kemenkes: 0812-1212-319
  • BPJS Kesehatan: 1-500-400
  • Jalur Mudik 24 Jam (WhatsApp): 082288858884

Menyimpan nomor-nomor tersebut sama dengan menunaikan kata pepatah "sedia payung sebelum hujan" agar apabila terjadi kondisi darurat, pemudik tak bingung dan panik harus menghubungi nomor apa.

Sementara itu, situasi yang termasuk dalam kondisi darurat menurut Jasa Marga antara lain adalah kecelakaan lalu lintas, gangguan kendaraan seperti pecah ban dan mogok, hingga kejadian luar biasa atau force majeure.

Apabila pemudik mengalami kondisi darurat tersebut, ada baiknya untuk berusaha berhenti di bahu jalan sembari memperhatikan kondisi lalu lintas, menyalakan lampu hazard, memasang segitiga pengaman kurang lebih 50 meter dari kendaraan, lalu menghubungi nomor telepon darurat.

Perlu dicatat bahwa akses bantuan yang cepat datang lewat permintaan pertolongan yang sigap dapat membantu meminimalkan risiko dari situasi darurat dan juga mempercepat penanganan oleh petugas. Hal ini turut memberikan efek domino terhadap kondisi jalan yang akan lebih cepat kembali efektif setelah penanganan dilakukan.

Selain mencatat nomor-nomor tersebut, pemudik juga disarankan untuk menyimpannya di ponsel dengan mudah diakses, seperti pada daftar kontak favorit atau speed dial. Langkah ini penting agar dalam kondisi panik, pemudik tidak perlu mencari nomor secara manual.

Tak kalah penting, pastikan ponsel dalam kondisi aktif dengan daya baterai yang cukup selama perjalanan. Membawa power bank juga dapat menjadi solusi untuk menjaga komunikasi tetap lancar saat dibutuhkan. [rk]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic