auto

Pengemudi Harus Tahu! Ini Batas Aman Mobil Melewati Banjir Saat Musim Hujan

Penulis Rahma K
Jan 05, 2024
Ilustrasi mobil melewati genangan banjir. (Foto: Pexels/Sveta K)
Ilustrasi mobil melewati genangan banjir. (Foto: Pexels/Sveta K)

ThePhrase.id – Musim hujan dengan curah hujan tinggi yang kini tengah berlangsung membuat jalanan di berbagai wilayah di Indonesia tergenang air yang tinggi hingga banjir.

Tak jarang kita menjumpai mobil yang menerjang genangan banjir di jalan-jalan besar. Alasannya adalah dirasa masih bisa dilalui, tak ada jalan lain, macet, atau tengah terburu-buru mencapai tujuan.

Tetapi, pengemudi dan pemilik mobil harus mengetahui batas aman genangan air yang masih boleh dan dapat dilalui. Pasalnya, jika banjir yang dilewati cukup tinggi, maka air dapat masuk ke knalpot hingga ke ruang mesin dan membuat mobil mogok.

Dilansir dari berbagai sumber, batas ambang aman genangan banjir yang dapat dilewati adalah maksimal mencapai setengah diameter ban. Air yang mencapai setengah diameter roda akan mengenai bagian kaki-kaki seperti shockbreaker, tie rod, dan rem, tetapi tidak masuk ke ruang mesin.

Namun, jika telah melewati separuh dari diameter ban maka memiliki kemungkinan dapat masuk ke ruang bakar dan membuat mobil mengalami water hammer yang mana penanganannya memakan biaya yang tidak sedikit dan waktu yang tidak sebentar.

Sebagai informasi, water hammer adalah keadaan di mana air masuk ke dalam ruang pembakaran mobil yang umumnya terjadi ketika mobil melalui genangan air yang tinggi seperti saat hujan lebat atau banjir. 

Jika hal ini terjadi, maka berbagai komponen mobil akan terganggu dan menyebabkan proses pembakaran pada mesin terganggu. Alhasil, mobil akan mogok dan komponen terkait dapat rusak.

Perlu diketahui juga sebelum menerabas banjir yang sekiranya tidak mencapai setengah ban adalah medan jalan. Usahakan untuk tidak melewati banjir di jalanan yang belum pernah dilewati sebelumnya atau tidak familier.

Pasalnya, jalanan yang akan dilewati bisa saja memiliki cekungan, lubang, lebih landai, atau lebih rendah dari perkiraan sehingga ketika dilewati ternyata banjir melebihi setengah diameter ban dan membahayakan mobil.

Selain berbahaya karena dapat merusak mobil, melewati banjir juga berbahaya dari sisi lain, yakni dapat membawa mobil terbawa arus jika ternyata arus air deras. Jika hal ini terjadi, bukan hanya mobil yang rusak, tetapi pengemudi dan penumpang di dalamnya turut terbawa dan membahayakan keselamatan.

Lantas, apa yang harus dilakukan ketika menemui jalanan dengan genangan banjir? Ketika melihat genangan banjir di jalanan, ada baiknya untuk berpikir jernih dan menjaga emosi dalam mengambil keputusan untuk nekat menerjang atau putar balik mencari jalan lain.

Selain itu, pengemudi juga dapat mempertimbangkan untuk menunggu hingga hujan reda dan banjir lebih surut dengan mampir ke suatu tempat untuk berhenti. [rk]

 
Related News

Popular News

 

News Topic