
ThePhrase.id – Sosok aktor kondang Yoo Hae Jin kembali menuai perhatian penonton dunia usai membintangi The King's Warden (2026). Film yang tayang di awal tahun 2026 ini mendulang kesuksesan besar dan lagi-lagi membuktikan kebolehannya dalam membuat film yang diperankannya menjadi karya hits.
Tercatat, film yang dibintangi oleh Yoo Hae Jin sebagai pemeran utamanya bersama aktor top lainnya seperti Park Ji Hoon, Yoo Ji Tae, hingga Jeon Mi Do ini telah ditonton lebih dari 15,8 juta penonton.
Angka yang fantastis tersebut berhasil menempatkan film ini sebagai film Korea Selatan ketiga terlaris sepanjang masa berdasarkan jumlah tiket, di bawah film The Admiral: Roaring Currents (2014) dan Extreme Job (2019). Sedangkan berdasarkan pendapatan, film ini menempati posisi pertama.
Prestasi gemilang ini membuat Yoo Hae Jin dipuji sebagai sebuah 'daya tarik box office yang telah terjamin'. Pasalnya, ini merupakan film kelima yang dibintanginya yang berhasil mencapai lebih dari 10 juta penonton.
Keempat film lainnya yang diperankannya dan meraih lebih dari 10 juta penonton adalah Exhuma (2024) dengan 11,9 juta penonton, A Taxi Driver (2017) dengan 12,1 juta penonton, Veteran (2015) dengan 13,4 juta penonton, dan The King and the Clown (2005) dengan 12,3 juta penonton.

Menanggapi pujian sebagai penjamin film box office, Yoo Hae Jin menunjukkan sikap rendah hati dengan mengatakan bahwa tak ada yang berubah dari aktingnya dan ia hanya melakukan apa yang selalu ia lakukan saat berakting.
"Akting saya selalu sama. Tidak berbeda. Itu memang Yoo Hae Jin. Karena saya bukan aktor yang menunjukkan akting yang sangat berbeda, tujuan terbesar saya adalah menyesuaikan diri dengan cerita dan membuat dialognya menjadi milik saya," bebernya, dikutip dari The Korea Times.
Namun, orang-orang di lokasi syuting berkata lain, seperti sutradara Jang Hang Jun yang menggarap film The King's Warden. Menurutnya, Yoo Hae Jin merupakan aktor yang berdedikasi tinggi selama masa produksi berlangsung. Ia tak pernah melepaskan naskah dari tangannya dan selalu membenamkan dirinya dalam peran baik di depan maupun di belakang kamera.
Oleh karena itu, tak heran apabila di usianya yang telah menginjak 56 tahun, ia terus laris manis membintangi karakter-karakter ikonik di berbagai film. Setiap tahunnya, ia selalu membintangi film-film populer sebagai pemeran utama yang wajahnya terpampang di poster.

Kendati demikian, kejayaan kariernya saat ini tak didapatkan begitu saja. Ia perlu membangunnya dengan dedikasi terhadap dunia perfilman yang tinggi untuk dapat mencapai titik ini.
Yoo Hae Jin memulai kariernya di industri perfilman Korea Selatan pada tahun 1997 melalui debutnya di film Blackjack, di mana ia memerankan peran kecil sebagai Dump. Sebelum terjun ke akting layar lebar, ia lulus dari Seoul Institute of the Arts dengan gelar Teater dan bergabung dengan kelompok teater The Mokwha Repertory Company, serta sempat bekerja paruh waktu di pabrik bidet untuk bertahan hidup.
Namun, perjuangannya untuk dapat menimba ilmu di bidang teater tidaklah mudah. Pria yang telah tertarik pada seni peran sejak kecil ini telah dua tahun berturut-turut mencoba audisi untuk program akting dan film universitas, tetapi selalu gagal.
Atas saran dari sang ayah, ia memutuskan untuk belajar fashion dengan anggapan bidang tersebut dapat bermanfaat bagi karier aktingnya suatu hari nanti. Beberapa tahun kemudian, gelar di bidang fesyen tersebut berguna untuk mengikuti penerimaan pada Seoul Institute of the Arts yang menjadi tempatnya mempelajari teater secara spesifik.
Secara profesional, perjalanan kariernya dimulai dari peran kecil dan pendukung di berbagai film seperti the Attack the Gas Station (1999) dan Public Enemy (2002), di mana ia dikenal sebagai scene stealer meski screen time yang singkat.

Perlahan tapi pasti, ia naik kelas ke peran yang lebih berbobot seperti Jeon Woo-chi: The Taoist Wizard (2009) dan Moss (2010), sambil membangun reputasi di genre aksi-komedi. Titik balik kariernya terjadi pada 2016 dengan peran utama di film Luck-Key yang sukses besar dengan 5,7 juta penonton. Film tersebut membukakan pintu ke proyek blockbuster lainnya seperti Confidential Assignment (2017).
Sejak itu, ia naik kelas menjadi aktor papan atas. Ia juga dikenal sebagai aktor bunglon yang bisa memerankan berbagai genre, mengubah-ubah kepribadiannya di depan kamera dengan sempurna. Peralihan peran pada tahun 2017-2019 seperti pada film politik-laga A Taxi Driver, ke film drama keluarga Love+Sling, hingga ke film perang The Battle: Roar to Victory, membuat kagum penonton.
Film-film lain yang dibintangi aktor kelahiran 4 Januari 1970 ini antara lain Tazza: The Hidden Card (2014), The Classified File (2015), Mal-Mo-E: The Secret Mission (2019), Confidential Assignment 2: International (2022), The Night Owl (2022), Honey Sweet (2023), Dog Days (2024), Yadang: The Snitch (2025), dan Big Deal (2025).
Dengan portofolio yang mentereng di layar lebar, tak heran bila Yoo Hae Jin dijuluki sebagai penjamin box office pada tiap film yang dibintanginya. Perjalanannya yang panjang juga menjadi motivasi tersendiri bagi aktor-aktor muda yang baru meniti karier. [rk]