lifestyle

Push Present: Hadiah Spesial untuk Mengapresiasi Perjuangan Ibu Melahirkan

Penulis Rahma K
Jan 18, 2026
Ilustrasi suami memberikan push present kepada istri setelah melahirkan. (Foto: Freepik/prostooleh)
Ilustrasi suami memberikan push present kepada istri setelah melahirkan. (Foto: Freepik/prostooleh)

ThePhrase.id – Pernah dengar istilah push present atau push gift? Dalam beberapa tahun belakangan, istilah ini banyak diperbincangkan di kalangan para ibu modern, terutama mereka yang sedang hamil dan yang akan segera melakukan persalinan.

Push present merujuk pada hadiah yang diberikan kepada seorang ibu yang baru saja melahirkan. Umumnya, hadiah diberikan oleh suami kepada istrinya sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan fisik dan emosional selama kehamilan hingga proses melahirkan.

Memberikan hadiah kepada ibu yang baru melahirkan bukanlah tradisi yang baru di dunia. Sejak beratus-ratus tahun yang lalu, pemberian hadiah seperti ini telah dilakukan oleh banyak orang dari berbagai negara. Hanya saja, kini hal ini mendapatkan istilah anyar, yakni push present atau push gift dan banyak dilakukan oleh orang-orang di Amerika Serikat.

Karena semakin populer, push present kemudian juga dikenal dan dipraktikkan di negara-negara lainnya, termasuk Indonesia, terutama di kalangan ibu-ibu modern atau mereka yang masih muda dan terpapar dengan budaya-budaya terkini.

Push present sendiri umumnya diberikan oleh suami atau pasangan dari ibu yang melahirkan. Namun, tak menutup kemungkinan juga hadiah diberikan oleh anggota keluarga lainnya seperti orang tua, saudara, hingga teman-teman terdekat.

Esensi dari push gift adalah bukan soal harga atau kemewahan hadiah, melainkan maknanya. Push gift adalah bentuk apresiasi dan pengakuan atas perjuangan seorang ibu dan menjadi simbol kekuatan dan dedikasi seorang wanita, serta pengingat bahwa perhatian tak hanya tertuju pada bayi yang baru lahir, tetapi juga bagi ibu yang telah melahirkannya.

Di balik hadiahnya, ada pesan penting: “Aku melihat dan menghargai apa yang kamu lalui.” Dengan begitu, hadiah ini juga menyoroti empati, rasa terima kasih, dan upaya pasangan untuk hadir serta ikut merayakan momen transisi besar dalam hidup, yaitu menjadi orang tua.

Terdapat beberapa opsi hadiah yang dapat diberikan sebagai push present. Hadiah paling umum adalah perhiasan, seperti gelang, anting, kalung, hingga cincin berlian. Tetapi, hadiah lain yang tak kalah membuat senang seperti jam tangan, tas, sepatu, hingga gadget baru juga bisa menjadi opsi.

Namun, untuk makna yang lebih mendalam, para suami bisa memberikan hadiah yang lebih thoughtful, seperti selimut nyaman untuk menyusui dan malam panjang dengan bayi baru, paket spa untuk melepas lelah, piyama yang nyaman, diffuser dan essential oil yang menenangkan, voucher hobi, atau bahkan kejutan liburan untuk beberapa bulan pasca melahirkan.

Sementara itu untuk waktu pemberiannya, tak ada aturan pasti yang mengikat. Push gift dapat diberikan setelah persalinan berlangsung, beberapa hari menjelang kelahiran, atau bahkan beberapa bulan setelah proses lahiran.

Meski memiliki makna tersendiri, push present bukanlah kewajiban dan tidak menjadi standar atau tolok ukur tanda sayang seorang pasangan. Pasalnya, tak sedikit ibu yang lebih memilih uang untuk hadiah dialihkan untuk tabungan bagi sang anak, atau apresiasi dari suami hadir dalam bentuk bantuan mengurus sang buah hati. [rk]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic