figure

Rekor Dunia Baru! Pelari Asal Kenya Sabastian Sawe Rampungkan Maraton di Bawah 2 Jam

Penulis Rahma K
Apr 30, 2026
Sabastian Sawe, pelari yang pecahkan rekor dunia baru di London Marathon 2026. (Foto: news.adidas.com)
Sabastian Sawe, pelari yang pecahkan rekor dunia baru di London Marathon 2026. (Foto: news.adidas.com)

ThePhrase.id – Pelari asal Kenya, Sabastian Sawe mencetak sejarah baru sebagai manusia pertama di dunia yang berhasil menyelesaikan maraton dalam waktu kurang dari dua jam dalam perlombaan kompetitif. Lebih tepatnya, ia sukses merampungkan London Marathon 2026 dalam waktu 1:59:30 pada Minggu (26/4).

Uniknya, pada satu kompetisi tersebut, tiga rekor baru ditorehkan sekaligus oleh tiga pelari. Selain Sabastian, Yomif Kejelcha juga berhasil memecahkan rekor waktu di bawah dua jam yakni dengan catatan waktu 1:59:41. Ia berhasil menduduki peringkat dua dunia dengan catatan waktu tersebut.

Posisi ketiga London Marathon 2026 ditempati oleh Jacob Kiplimo dari Uganda yang menyelesaikan perlombaan dengan waktu 2:00:28. Meski harus puas di posisi ketiga, Jacob juga berhasil mengalahkan World Record (WR) sebelumnya yang dipegang oleh Kelvin Kiptum di Chicago Marathon 2023 dengan waktu 2:00:35.

Rekor Dunia Baru  Pelari Asal Kenya Sabastian Sawe Rampungkan Maraton di Bawah 2 Jam
Sabastian Sawe di London Marathon 2026. (Foto: Instagram/sabastiansawe)

Tiga capaian gemilang di London Marathon 2026 ini berhasil mencuri perhatian dunia. Terutama prestasi anyar Sabastian Sawe yang menorehkan WR baru. Dilansir dari wawancaranya dengan BBC, Sabastian mengatakan ia merasa sangat bahagia dengan pencapaian ini.

"Saya merasa baik, saya merasa sangat bahagia. Ini adalah hari yang akan selalu saya ingat. Perlombaan dimulai dengan baik. Menjelang akhir perlombaan, saya merasa kuat. Ketika akhirnya mencapai garis finis, saya melihat waktu, dan saya merasa sangat gembira," ungkapnya.

Tercatat, Sabastian merampungkan separuh pertama perlombaan dalam waktu 60:29. Lalu ia meningkatkan kecepatannya memasuki paruh kedua, yang kemudian berhasil ia selesaikan dalam 59:01. Diketahui, hanya 63 pria dalam sejarah yang pernah berlari setengah maraton dengan waktu secepat itu. Sedangkan catatan waktu terbaik pribadi Sabastian adalah 58:05.

Rekor Dunia Baru  Pelari Asal Kenya Sabastian Sawe Rampungkan Maraton di Bawah 2 Jam
Sabastian Sawe. (Foto: Instagram/sabastiansawe)

Usut punya usut, memecahkan rekor dunia merupakan cita-cita yang telah Sabastian impikan sejak lama. Ia mengatakan pencapaian ini sangat berarti baginya karena mencerminkan kerja kerasnya, dukungan dari tim, dan juga dorongan besar untuk melampaui batas.

"Memecahkan rekor dunia adalah sesuatu yang telah saya impikan sejak lama, dan pencapaian ini sangat berarti bagi saya dan olahraga lari. Ini mencerminkan kerja keras di balik layar, dukungan dari tim saya, dan peran inovasi dalam membantu saya melampaui batas. Saya merasa terhormat menjadi bagian dari babak baru bagi olahraga ini," bebernya, dikutip dari laman resmi Adidas.

Ini bukan kali pertamanya berusaha memecahkan rekor dunia yang sebelumnya  dipegang oleh Kelvin Kiptum sejak tahun 2023 tersebut. Sabastian telah berusaha meraih WR seperti di Berlin Marathon 2025. Meski catatan waktunya menunjukkan 2:02:16 dan menjadi yang tercepat di ajang tersebut, ia belum berhasil melampaui Kelvin.

Rekor Dunia Baru  Pelari Asal Kenya Sabastian Sawe Rampungkan Maraton di Bawah 2 Jam
Sabastian Sawe di Berlin Marathon 2025. (Foto: Instagram/sabastiansawe)

Capaian impresif lainnya yang pernah ia torehkan sepanjang kariernya adalah durasi 2:02:05 di Valencia Marathon 2024 dan 2:02:27 di London Marathon 2025. Sama seperti di Berlin, meski catatan waktu yang ia lalui di kedua maraton ini membuatnya meraih juara satu, tetapi ia gagal mencetak rekor dunia.

Kejayaan Sabastian pada London Marathon 2026 membuktikan bahwa kesabaran dibutuhkan untuk mencapai tujuan utama dalam hidup. Prestasinya juga menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil untuk terjadi, terlebih dalam olahraga ini.

"Saya telah membuat sejarah hari ini di London, dan untuk generasi berikutnya, saya telah menunjukkan kepada mereka bahwa tidak ada yang mustahil. Segala sesuatu mungkin terjadi, hanya masalah waktu," ujar Sabastian. [rk]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic